Tribun Tionghoa

Peringatan Ceng Beng Bukan Sekadar Ziarah Kubur, Istilah Festival Qingming hingga Waktu Bekerja

Peringatan Ceng Beng Bukan Sekadar Ziarah Kubur, Istilah Festival Qingming hingga Waktu Bekerja

Peringatan Ceng Beng Bukan Sekadar Ziarah Kubur, Istilah Festival Qingming hingga Waktu Bekerja
bangkapos.com/Resha Juhari
Pekerja membersihkan makam di Pemakaman Sentosa, Semabung Kota Pangkalpinang, Minggu (26/3/2017). Setiap tahunnya, Pemakaman sentosa selalu ramai didatangi warga yang ingin beribadah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ceng Beng. Puncak perayaan Ceng Beng jatuh pada tanggal 4-5 April mendatang. 

BANGKAPOS.COM -- Akhir pekan ini, warga Tionghoa akan memperingati Ceng Beng. Seperti apa sejarah dan arti dari peringatan itu sendiri.

Ceng Beng atau Cheng Beng (Bahasa Hokkian) juga mempunya arti lain di Negeri Tiongkok.

Ceng Beng juga disebut sebagai Festival Qingming.

Menerjemahkan artikel china.org.cn, Festival Qingming (Kecerahan Murni) adalah salah satu dari 24 titik pembagian musiman di Tiongkok, jatuh pada 4-6 April setiap tahun.

Sementara itu melansir Wikipedia, Festival Qingming (hanzi tradisional: 清明節; sederhana: 清明节; pinyin: qīng míng jié) atau Cheng Beng (bahasa Hokkian) adalah ritual tahunan etnis Tionghoa untuk bersembahyang dan ziarah kubur sesuai dengan ajaran Khong Hu Cu.

Festival tradisional Tiongkok dilaksanakan pada hari ke-104 setelah titik balik Matahari di musim dingin (atau hari ke-15 pada hari persamaan panjang siang dan malam di musim semi), pada umumnya dirayakan pada tanggal 5 April atau 4 April pada tahun kabisat.

Secara astronomi, dalam terminologi matahari, Festival Qīngmíng dilaksanakan pada hari pertama dari 5 terminologi Matahari, yang juga dinamai Qīngmíng.

Nama yang menandakan waktu untuk orang pergi keluar dan menikmati hijaunya musim semi (Tàqīng 踏青, "menginjak tumbuhan hijau"), dan juga ditujukan kepada orang-orang untuk berziarah kubur.

Hari Festival ini dijadikan hari libur umum di Tiongkok, begitu juga di Hong Kong, Macau dan Taiwan.

Di Korea, Qīngmíng dikenal dengan sebutan Hansik.

Halaman
123
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved