Advertorial

CPNS Bangka Barat Diresmikan dan Dapatkan SK

Sebanyak 248 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bangka Barat T.A 2018 mendapatkan Surat Keputusan CPNS

CPNS Bangka Barat Diresmikan dan Dapatkan SK
Bangka Pos
CPNS Bangka Barat Diresmikan dan Dapatkan SK 

BANGKAPOS.COM -- Sebanyak 248 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bangka Barat T.A 2018 mendapatkan Surat Keputusan CPNS. Peresmian dan penyerahan SK CPNS ini dilaksanakan di Gedung Graha Aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka Barat

Bupati Bangka Barat, Markus, SH didampingi Dandim 0431 Bangka Barat, Kepala kantor regional VII Palembang, dan Sekretaris Daerah Kab. Bangka Barat. Selain itu, hadir dalam acara diantaranya unsur Forkopimda Bangka Barat, staf ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, anggota TP PKK dan DWP Bangka Barat.

Bupati Bangka Barat, Markus, SH menyampaikan selamat kepada CPNS Bangka Barat yang menerima SK pada hari ini.

“selamat bertugas kepada CPNS yang diresmikan dan mendapat SK pada hari ini. Para CPNS ini adalah orang-orang pilihan yang mempunyai tugas untuk menjadi yang terbaik. Bekerjalah sesuai tugas dan fungsinya masing-masing untuk kesuksesan Bangka Barat”, ujarnya.

“1 tahun ke depan adalah masa percobaan bagi para CPNS. Tampilkan yang terbaik dalam hal kemampuan, disiplin, loyalitas, dan kredibilitas”, katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor Regional VII Palembang, Ir.Agus Sutiadi, M.Si, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai CPNS harus memiliki Kemampuan yang tinggi untuk menyesuaikan diri, viabilitas (bersama2 untuk tumbuh bersama), dan sikap saling menghormati dan menghargai terhadap semua pegawai.

CPNS T.A 2018 di kabupaten Bangka Barat terdiri dari tenaga guru 181 orang, tenaga kesehatan 51 orang dan tenaga teknis 16 orang.

Bupati Markus Sampaikan Beberapa Hal kepada CPNS

CPNS Bangka Barat Diresmikan dan Dapatkan SK
CPNS Bangka Barat Diresmikan dan Dapatkan SK (Bangka Pos)

Dalam sambutan di hadapan 248 CPNS Bangka Barat, Bupati Markus menyampaikan beberapa hal, yaitu pegawai berperan sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dituntut untuk memberikan pelayanan prima , bersikap kritis terhadap setiap persoalan, melaksanakan tugas dengan baik, disiplin dan senantiasa minta petunjuk dari atasan langsung atau staf yang lebih senior.

Selain itu, Bupati Markus juga menekankan bahwa Bangka Barat jangan dijadikan sebagai batu loncatan.

“Dalam hal ini, saudara sudah menandatangani surat pernyataan di atas materai 6000 untuk tidak mengajukan pindah/mutasi selama 15 tahun. Ketika tidak menepati pernyataan tersebut, saudara diwajibkan membayar denda sebesar Rp 250.000.000,00,” katanya.

Hal ini turut ditegaskan oleh kepala kantor regional VII Palembang yang mengatakan bahwa saat ini sistem sudah terdata di BKN Pusat.

“Dan perpindahan atau mutasi Pegawai akan menyebabkan ketidaksesuaian data yang ada di BKN”, tambahnya. (Adv/ Humas Babar)

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved