Berita Pangkalpinang

Tarif Pengiriman Barang Pakai Pesawat Naik, Produksi Kargo Bandara Depati Amir Turun dari Awal Tahun

Dalam tiga bulan terakhir ini, Catur menambahkan jika selalu terjadi penurunan jumlah pengiriman dibanding tahun kemarin

Tarif Pengiriman Barang Pakai Pesawat Naik, Produksi Kargo Bandara Depati Amir Turun dari Awal Tahun
Bangkapos/Muhammad Rizki
Catur, Chief Of Cargo PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM - Buntut dari kenaikan tarif angkutan udara menyebabkan menurunnya produksi kargo di Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang.

Hal ini disampaikan oleh Chief Of Cargo PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang, Catur. Ia mengatakan jika awal mula meningkatnya tarif Surat Muatan Udara (SMU) dikarenakan naiknya tiket pesawat sejak akhir tahun kemarin.

"Dari bulan Oktober, November, Desember. Yang mereka melakukan kenaikan harga secara berturut-turut, sehingga membuat Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (ASPERINDO) ikut menaikan tarif." ujar Catur, Selasa (02/04/2019)

Menurut Catur untuk saat ini jasa pengiriman barang yang dahulu memilih pesawat sebagai transportasi pengiriman barang, namun sekarang banyak yang memilih untuk menggunakan jalur alternatif seperti jalur darat dan laut. Hal inilah yang membuat pengiriman barang lewat udara berkurang.

Dalam tiga bulan terakhir ini, Catur menambahkan jika selalu terjadi penurunan jumlah pengiriman dibanding tahun kemarin.

Di bulan Januari tingkat produksi kargo turun dikisaran angka 5 persen, Februari 20 persen, dan untuk di bulan Maret turun sekitar 14 persen. Jadi selama 2019 produksi kargo sudah turun 13 persen.

Di Maret 2018 tingkat produksi kargo di Bandara Depati Amir sebanyak 893.807 kg sedangkan untuk Maret 2019 tingkat produksinya hanya 767.140 kg. Menurun 14 persen dibanding tahun kemarin.

Untuk menyikapi penurunan produksi kargo, Catur mengatakan jika pihak PT Angkasa Pura II sudah berkordinasi dengan ASPERINDO dan maskapai penerbangan, dan pihak PT Angakas Pura II juga mengatakan jika pengaturan tarif bukan lagi ranah mereka, namun sudah di ranah pihak maskapai penerbangan.

(Bangkapos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved