DS alias AMK Tersangka Kasus Penambangan Ilegal di Kawasan Hutan di Bangka DPO KLHK

PPNS (Penyidik PNS) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan DS alias AMK warga Sungailiat, Kabupaten Bangka sebagai tersangka.

DS alias AMK Tersangka Kasus Penambangan Ilegal di Kawasan Hutan di Bangka DPO KLHK
IST/PPNS KLHK
Kegiatan penertiban tambang timah di kawasan hutan Desa Cit, Kecamatan Riau Silip, Bangka beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM - PPNS (Penyidik PNS) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan DS alias AMK warga Sungailiat, Kabupaten Bangka sebagai tersangka.

KLHK memasukkannya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan kegiatan penambangan timah ilegal di dalam kawasan Hutan Produksi Inhutani V Register XII, Dusun Air Tungkat, Desa Cit, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

PPNS KLHK sudah mengeluarkan surat panggilan dan pencarian tersangka berkoordinasi dengan kepala lingkungan tempat tinggalnya, namun tersangka belum ditemukan.

Tanggal 27 Maret 2019, Korwas PPNS Bareskim Polri telah menerbitkan Surat Daftar Pencarian Orang No: DPO/01/PPNS/III/2019/Bareskrim, yang ditandatangani Kabareskrim Polri Karokorwas PPNS, Brigjen Pol. Nasib Simbolon.

DS alias AMK diketahui pernah bertempat tinggal di Lingkungan Kuday Utara, Jl Kapten Suraiman, Kelurahan Sinar Jaya Jelutung, Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Kasus ini bermula dari laporan kejadian tanggal 11 Juli 2018 tentang adanya kegiatan penambangan di Kawasan hutan Produksi Inhutani V.

Untuk tersangka yang lain, Pengadilan Negeri Sungailiat pada tanggal 12 Desember 2018 telah menetapkan terdakwa Heris Sunandar bin (almarhum) Hapip, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja menambang di dalam kawasan hutan tanpa izin menteri.

Heris dikenakan hukuman penjara 3 tahun dan denda Rp 1,5 miliar, subsider 6 bulan kurungan.

Yazid Nurhuda, Direktur Penegakan Hukum Pidana, menyatakan bahwa PPNS KLHK tidak akan berhenti untuk mencari aktor utama kejahatan tambang ilegal di Bangka Belitung.

Kejahatan ini sudah merusak lingkungan dan menyengsarakan orang banyak. Banyak pengaduan yang masuk kepada KLHK.

“Saudara DS alias AMK kami minta untuk segera menyerahkan diri," tegas Yazid dalam rilis yang dikirim kepada bangkapos.com, Jumat (5/4/2019).

Yazid Nurhuda menambahkan penyidik KLHK terus mengembangkan penyidikan kasus ini dengan UU berlapis dan mengembangkan aktor-aktor lain yang terlibat.

DS alias AMK dikenakan Pasal 109 UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan-atau Pasal 17 Ayat 1 Huruf 1 dan-atau huruf b Jo.

Pasal 89 Ayat 1 Huruf a dan-atau Huruf b UU No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo. Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved