Berita Pangkalpinang

Nuansa Isra Miraj, Walikota Letak Batu Pertama Pembangunan GSG Masjid At Taqwa Air Itam

Suasana peringatan Isra' Mi'raj, kental dengan tradisi di Bangka belitung, yakni tradisi Nganggung.

Nuansa Isra Miraj, Walikota Letak Batu Pertama Pembangunan GSG Masjid At Taqwa Air Itam
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil bersalaman dengan warga saat menghadiri Isra Miraj, Sabtu (6/4/2019) di Masjid At Taqwa Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM-- Suasana peringatan Isra' Mi'raj, kental dengan tradisi di Bangka belitung, yakni tradisi Nganggung yang masih dilakukan di lingkungan masyarakat. Seperti perayaan Isra' Mi'raj di Masjid At Taqwa, Air Itam, Sabtu (6/4/2019) yang  dihadiri Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) dan Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Alfian, serta unsur Forkopimda Pangkalpinang.

Molen mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Air Itam yang telah mengundangnya dalam acara ini. Dia menyampaikan, akan mendukung setiap kegiatan keislaman di wilayah Pangkalpinang maupun bantuan kepada masyarakat mengenai usulan permohonan bantuan masjid.

"Saya ingin apa yang dilakukan ini untuk masyarakat ku di Pangkalpinang membawa kesejahteraan dan juga menjadi ladang amal bagi saya, keluarga dan juga masyarakat," kata Molen.

Molen juga berkesempatan meletakkan batu pertama pembangunan gedung serba guna di sekitaran masjid.

Dia mengatakan, pemerintah kota bersedia membantu dan merealisasikan kebutuhan masyarakat untuk pembangunan.

Menurutnya, masyarakat silahkan menyampaikan ke pihak RT, lurah, maupun camat untuk permohonan usulan bantuan. Nantinya usulan tersebut akan dipaparkan di depan pemerintah kota bersama DPRD Pangkalpinang untuk mencocokkan dana yang dimiliki dan solusi pembangunan tersebut.

"Usulan-usulan silahkan sampaikan ke kami. Paparkan, dan nanti kami tunjukkan besarab anggaran kita. Agar tidak ada dusta diantara kita." sahut Molen.

Dia berharap dengan pembangunan gedung serba guna maupun masjid, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Namun, molen mengingatkan, agar tempat ibadah tersebut tidak disalahgunakan sebagai tempat kampanye atau berpolitik.

Dia meminta agar masyarakat tetap menjaga kedamaianan, keamanan dan kententraman menjelang pesta demokrasi yang hampir di depan mata.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved