Breaking News

Diduga Hendak Menyusul Ibu Angkatnya, Darwin Nekat Gantung Diri di Kelenteng

Dugaan tersebut diperkuat pasca polisi menemukan pesan singkat yang dikirimkan korban kepada rekannya sebelum mengakhiri hidupnya.

Diduga Hendak Menyusul Ibu Angkatnya, Darwin Nekat Gantung Diri di Kelenteng
Dokumen Pos Belitung
Kondisi kelenteng ?Tian Shi Tang lokasi kejadian dugaan bunuh diri seorang bujangan terpasang garis polisi, Minggu (7/4/2019). 

BANGKAPOS.COM  - Darwin (30), bujangan yang ditemukan tewas gantung diri di Jalan Permata III, Dusun Aik Rendudong, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung diduga hendak menyusul ibunya yang sudah meninggal.

Dugaan tersebut diperkuat pasca polisi menemukan pesan singkat yang dikirimkan korban kepada rekannya sebelum mengakhiri hidupnya.

"Katanya mau nyusul ibu angkatnya yang sudah meninggal. Ada sms ke kawannya lewat handphone, semalam sebelum bunuh diri," ujar Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa kepada posbelitung.co, Minggu (7/4/2019).

Ia mengatakan kronologis kejadian berawal saat Akui, ayah angkat korban datang ke Kelenteng Tian Shi Tang, sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi.

Saat hendak mematikan lampu di bagian dapur, Akui mendapati korban sudah tergantung tak bernyawa dengan hanya mengenakan celana dalam coklat.

"Lalu, saksi dalam hal ini Akui langsung memberitahukan istrinya dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belitung," kata Erwan.

Anggota Polres Belitung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan selanjutnya membawa jenazah korban ke RSUD Marsidi Judono untuk dilakukan visum et repertum.

"Hasil pemeriksaan visum oleh dokter, sementara ini tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan," katanya.

Dugaan tersebut diperkuat dengan pengakuan Akui saat ditemui posbelitung.co di lokasi kejadian.

Menurutnya setelah istri pertama meninggal, korban sempat mengungkapkan ingin menyusul ibu angkatnya.

"Istri saya sudah meninggal enam tahun lalu, memang dia (korban) pernah ngomong mau ikut mamak (ibu). Foto mamaknya di kamar juga sering disembayang, saya bilang jangan, karena itu orang sudah meninggal," ungkapnya.

Pasca istrinya meninggal, Akui kemudian menikah lagi. Semenjak itu, dirinya sering pulang ke rumah istri keduanya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

(Pos Belitung/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved