HORIZON

Pilpres Rasa Ikan Salmon Bakar

Dalam Pilpres ini kita terjebak untuk mendiskusikan bumbu yang dipakai dan abai atas apa yang akan kita makan

PERLU digarisbawahi di awal, bahwa tulisan ini tidak untuk mengarahkan menu apa yang paling enak untuk disantap saat kita berkunjung ke sebuah restoran.

Singkat kata, ada sebuah restoran di negeri antah berantah yang memiliki dua menu andalan, yaitu Salmon Bakar Saus Tiram dan Salmon Bakar Kecap Manis. Dua menu tersebut sama-sama berbahan dasar ikan salmon.

Sebagai restoran yang memiliki kredibilitas mengagumkan, mereka menjamin ikan salmon yang disajikan adalah ikan salmon pilihan. Selaian didatangkan langsung dari Norwegia yang dikenal sebagai negara penghasil salmon terbaik, salmon-salmon tersebut juga melalui seleksi cukup ketat dan panjang.

Layaknya sebuah bisnis, promosi gencar dilakukan pihak restoran terkait manfaat ikan salmon untuk tubuh. Pelanggan diedukasi terkait kandungan omega 3, protein dan asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh ada pada setiap menu yang dipilih pelanggan. Pelanggan restoran juga diyakinkan, baik salmon bakar saus tiram maupun salmon bakar kecap manis masing-masing mengandung Vitamin A, D, B12, iodine, zat besi, selenium, serta kandungan lemak baiknya juga sangat tinggi.

"Wow, sekali mengonsumsi Salmon di restoran kami, lima tahun manfaatnya bisa dirasakan bagi tubuh kita. Diolah dengan kecap manis atau saus tiram, kandungan gizi dan manfaatnya tak berkurang sedikitpun. Apapun pilihannya, itu tergantung selesa saja," demikian tagline promosi dari restoran tersebut.

Sebagai satu-satunya restoran yang memiliki sertifikat legal dari pemerintah setempat, mereka punya gawe besar setiap lima tahun sekali. Lima tahun sekali dan biasanya digelar pada bulan April, pelanggan restoran beramai-ramai mengonsumsi ikan salmon. Ini tak lain adalah dorongan memenuhi asupan gizi dari kandungan ikan salmon yang dibutuhkan oleh tubuh. Kebetulan, kandungan ini harus diisi kembali untuk durasi lima tahunan.

Seperti yang terjadi bulan April, pelanggan mulai ramai berdatangan dan ingin menyantap menu Salmon Bakar untuk memenuhi asupan gizi mereka lima tahun ke depan. Animo ini mulai kentara dari topik pembicaraan yang ada di masyarakat. Namun seperti yang sudah-sudah, bukan kandungan utama ikan salmon yang dibahas, namun soal mereka yang sering jadi perdebatan, yaitu saus tiram atau kecap manis.

Publik di negeri antah berantah ini lupa pada substansi mengkonsumsi ikan salmon. Bukan soal kandungan gizi dan kualitasnya yang dijamin baik, mereka justru dibuat sibuk membicarakan kecap manis atau saus tiram.

Namun terlepas dari itu, budaya makan salmon bakar ini sudah melegenda dan dikenal dengan "Salmon Party." Menghadapi pesta ini, pihak restoran juga sudah mulai bersiap. Untuk menghindari antrean panjang, mereka mendirikan gerai tambahan, termasuk mengerahkan security tambahan serta persiapan lainnya.

Menjelang pesta besar ini, datanglah seorang wartawan yang mencoba mewawancarai pengelola restoran terkait dengan "Salmon Party" yang fenomenal tersebut. Sejumlah pertanyaan dijawab dengan lugas oleh pemilik restoran, mulai dari omzet, jumlah pengunjung, karyawan dan segala hal terkait dengan Salmon Party.

Halaman
12
Penulis: ibnu Taufik juwariyanto
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved