Semangat Kader Keamanan Pangan di Kabupaten Belitung Timur

Balai POM di Pangkalpinang bersama Loka POM di Belitung mengadakan bimbingan teknis Koordinator Lapangan dan Kader Keamanan Pangan

Semangat Kader Keamanan Pangan di Kabupaten Belitung Timur
ist
Kepala Balai POM di Pangkalpinang Hermanto, S.Si., Apt., MPPM sedang memberikan materi 

BANGKAPOS.COM--Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa Tahun Anggaran 2019, Balai POM di Pangkalpinang bersama Loka POM di Belitung mengadakan bimbingan teknis Koordinator Lapangan dan Kader Keamanan Pangan di Kabupaten Belitung Timur pada tanggal 4-5 April 2019.

Bertempat di hotel Guest, Manggar – Kabupaten Belitung Timur, para kader keamanan pangan dari tiga desa, yakni Desa Lenggang, Desa Buding, dan Desa Lalang Jaya, berkumpul bersama guna mendapatkan materi dan pembekalan sebelum dilaksanakannya Gap Assessment dan Bimbingan Teknis Komunitas di desa masing-masing.

Acara ini dibuka oleh Kepala Balai POM di Pangkapinang, Hermanto, S.Si., Apt., MPPM yang sekaligus menyampaikan materi terkait Kebijakan GKPD, Keamanan Pangan dan juga Peraturan Perundang-undangan.

Selain Kepala Balai POM di Pangkalpinang, narsumber pada kegiatan ini juga mengundang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur dan petugas dari Balai POM di Pangkalpinang dan Loka POM di Belitung.

Para peserta sedang memperhatikan Narasumber
Para peserta sedang memperhatikan Narasumber (ist)

Beberapa materi yang disampaikan adalah SSOP untuk standar prosedur sanitasi, materi pelatihan keamanan pangan, 5 kunci keamanan pangan bagi rumah tangga, ritel, siap saji dan anak sekolah, serta para peserta juga dilatih untuk menggunakan alat rapid kit test, yakni pengujian cepat guna screening awal terhadap dugaan makanan yang mengandung bahan berbahaya yakni rhodamine B, Metanil Yellow, Boraks dan Formalin.

Dengan diberikan pelatihan terhadap penggunaan rapid kit test ini para peserta diharapkan bisa melakukan uji secara mandiri untuk menjaga desa masing-masing dari pangan yang mengandung bahan berbahaya.

Selama 2 (dua) hari kegiatan, disamping mendapatkan materi tentang keamanan pangan, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan permasalahan keamanan pangan di desa masing-masing, hal ini bertujuan sebagai screening awal sebelum memasuki kegiatan Bimtek Komunitas, sehingga pada saat bimtek komunitasi nanti bisa difokuskan juga terhadap penyelesaian permasalahan yang telah disampaikan peserta.

Untuk meningkatkan kebersamaan seluruh kader, peserta diajak juga untuk bermain game keamanan pangan, seperti tebak kata 5 kunci keamanan pangan dan permainan ular tangga keamanan pangan.

Diharapkan dengan adanya Bimtek Kader Keamanan Pangan ini, para kader bisa memiliki bekal yang cukup guna menjalani rangkaian kegiatan GKPD selama 1 tahun anggaran ke depan.

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved