Ada di Indonesia Seni Rajah Tertua di Dunia, Digunakan Pria dan Wanita Sebelum Adanya Seni Tato

Jangan heran kalau melihat sekujur tubuh pria dan wanita Mentawai berlukiskan tato. Bagi mereka, tato itu seperti pakaian.

Ada di Indonesia Seni Rajah Tertua di Dunia, Digunakan Pria dan Wanita Sebelum Adanya Seni Tato
Fatris MH
Motif seni tato Mentawai. 

Meskipun tato sudah menjadi identitas, orang-orang Mentawai yang masih memakai tato pada sekujur tubuhnya sudah jarang ditemui. 

Kalaupun ada, kebanyakan masyarakat yang berasal dari wilayah dimana orang-orangnya masih berpegang teguh pada adat istiadat.

Seperti masyarakat yang tinggal di pedalaman Siberut. Di sana, masyarakat masih memegang ajaran yang disebut Arat Sabulungan. Mereka mengimani bahwa tato tak boleh lepas dari kehidupan orang mentawai.

“Saya ini berasal dari dusun Butui, tatonya seperti ini,” kata Aman Koddai yang baru beberapa tahun dinobatkan jadi sikerei.

Sikerei adalah sebutan untuk dukun, penjinak bisa, pimpinan uma,  atau rumah adat di Pedalaman Siberut yang bersifat komunal dan besar.

Tato milik Aman Koddai bergambar semburat cahaya matahari. Ada pula garis-garis berwarna biru tua yang menempel di jangatnya.

Jenis gambar tato yang menempel di tubuh Aman Koddai, dianggap oleh beberapa antropolog sebagai tato tertua di dunia. Bahkan, motif itu dianggap mendahului tato Mesir yang sudah ada pada tahun 1300 Sebelum Masehi (SM). Pantas kalau seni ini kemudian dianggap sebagai kebudayaan Indonesia yang layak dijadikan salah satu pesona Indonesia.

Motif garis dan pancaran sinar matahari merupakan beberapa motif yang dipakai untuk tato Mentawai.Fatris MH Motif garis dan pancaran sinar matahari merupakan beberapa motif yang dipakai untuk tato Mentawai.

Dilansir dari www.indonesia.travel, merujuk pada penelitian Ady Rosa dengan melihat catatan Encyclopaedia Britannica, Suku Mentawai sudah merajah badan mereka sejak kedatangannya ke pantai barat Sumatera pada Zaman Logam, yakni dalam perkiraan 1500  SM - 500 SM.

Konon, orang Mentawai adalah suku bangsa protomelayu yang datang dari Yunani, kemudian berbaur dengan budaya dongson di Vietnam.

Mereka berlayar ke Samudra Pasifik dan Selandia Baru hingga sampai di pantai Barat Sumatera. Penelitian juga menunjukkan adanya kemiripan tato Mentawai dengan tato hasil seni budaya dongson di Vietnam.

Halaman
123
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved