Usia Berapa Anak Boleh Punya HP Sendiri? Ini Jawaban Para Ahli

Topik ini sering memicu perdebatan karena kini semakin sering kita melihat anak-anak di usia dini sudah menggenggam ponsel sendiri.

Usia Berapa Anak Boleh Punya HP Sendiri? Ini Jawaban Para Ahli
https://assets.jalantikus.com
ilustrasi 

Para pakar psikologi anak rata-rata mengatakan bahwa usia 12 tahun adalah waktu yang ideal untuk memiliki ponsel pertama, tetapi sebagian memilih usia 14 tahun.

Ponsel atau gawai dianggap bisa menyebabkan kecanduan dan juga membuat anak sulit fokus pada pelajarannya. Belum lagi bahaya dari media sosial seperti bullying online, predator anak, atau sexting.

Risiko kecanduan ponsel memang nyata. Dalam polling yang dilakukan Common Sense Media teradap 1.240 orangtua dan anak ditemukan, 50 persen anak mengaku mereka kecanduan gawai.

Selain itu, 66 persen orangtua menganggap anak mereka berlebihan menggunakan gawai, dan 52 persen anak setuju dengan pendapat itu.

Dorongan

Faktor lain yang juga perlu jadi pertimbangan adalah perkembangan otak. Bagian otak depan, yakni prefrontal cortex, yang mengontrol dorongan, baru selesai berkembang di usia pertengahan 20-an. Dengan kata lain, orangtua tak perlu kaget jika anak-anak sulit menahan dorongan untuk bermain gadget-nya.

Walau demikian, perkembangan gawai juga membawa manfaat. Dengan gawainya, anak juga bisa mendapat informasi seputar pelajarannya, terhubung dengan teman atau keluarga, serta informasi lain yang bersifat positif.

Sekarang ini kendali ada di tangan orangtua untuk menentukan apakah anak memang membutuhkan ponsel. Jika masa itu tiba, sebaiknya bekali anak agar bertanggung jawab.

Orangtua juga bisa mengetes apakah anaknya bisa diandalkan, misalnya dengan memberinya ponsel "bodoh" yang hanya bisa menelpon dan berkirim SMS.

Jika anak bisa mengendalikan diri dan juga bertanggung jawab pada ponselnya, mengingat harga ponsel tidak murah, orangtua bisa memberinya ponsel pintar.

Manfaatkan fitur-fitur di gawai untuk mencegah anak mengakses situs dewasa. Ada pula aplikasi, misalnya Qustodio di Android, yang memungkinkan orangtua memonitor isi pesan anak dan situs yang dikunjunginya.

Walau sedikit berlebihan, tetapi tugas orangtua memang melindungi anaknya. (*)


Editor: Herru W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved