Seorang Caleg Dijebloskan ke Penjara Akibat Menipu Korbannya Rp 120 Juta Berkedok Calo CPNS

Anita Selfitri (26) kena tipu senilai seratusan juta rupiah dengan iming-iming dapat menjadi CPNS

Seorang Caleg Dijebloskan ke Penjara Akibat Menipu Korbannya Rp 120 Juta Berkedok Calo CPNS
kolase
Ilustrasi pencairan THR PNS yang Meningkat 

BANGKAPOS.COM - Seorang gadis Blang Asan, Sigli, Pidie, bernama Anita Selfitri (26) kena tipu senilai seratusan juta rupiah dengan iming-iming dapat menjadi CPNS di RSUZA Banda Aceh.

Seorang calo Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akhirnya dimasukkan ke Rumah Tahanan Kelas II B Sigli, Pidie.

Pelaku yang bernama Maimun Musa (38) alias Maimun Raja Pante, warga Gampong Reudeup, Kecamatan Pante Raja, Pijay telah ditahan di Polda Aceh sejak 19 Februari 2019 lalu.

Maimun Raja Pante yang juga sebagai calon legislatif (Caleg) dari PPP Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Pante Raja dan Trienggadeng telah diserahkan ke Kejari Pijay, Rabu (10/4/2019).

Tim Penyidik Direktorat Reskrim Umum (Dirreskrimum) Subdit I Polda Aceh menyerahkan tersangka dan berkas penyidikan kepada Kejari Pijay yang diterima oleh Kepala Seksie Pidana Umum (Kasi-Pidum), Aulia SH untuk selanjutnya dilakukan penuntutan.

Kepala Kejari Pijay, Basuki Sukardjono SH MH melalui Kasi Pidum, Aulia SH, Rabu (10/4/2019) mengatakan, penahanan ini dilakukan setelah kasus ini ditangani oleh penyidik Dirreskrimum Polda Aceh.

Disebutkan, masuk dalam berkas perkara Surat Perintah dan Penahanan (SPDP) serta pertimbangan letak lokasi di Pijay maka pelaku harus ditahan di Pijay.

Anita Selfitri (tengah) korban calo PNS, saat konferensi pers di Kantor YARA Banda Aceh. SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Anita Selfitri (tengah) korban calo PNS, saat konferensi pers di Kantor YARA Banda Aceh. SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI (Serambi Indonesia/Subur Dani)

"Kami akan segera mempersiapkan tuntutan dan selanjutnya dalam satu pekan ke depan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Meureudu," kata Aulia.

Dia mengatakan Maimun Raja Pante ditahan di Rumah Tahanan Kelas II B Sigli, Pidie, kemarin.

Disebutkan, pelaku dijerat dua pasal yaitu 378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 tentang penggelapan dengan tuntutan maksimal empat tahun penjara.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved