Berita Pangkalpinang

Dua JCH Pangkalpinang Ajukan Penggabungan Mahram

Dua Orang JCH Pangkalpinang mengajukan permohonan penggabungan mahram untuk tahun keberangkatan 2019.

Dua JCH Pangkalpinang Ajukan Penggabungan Mahram
bangkapos/edwardi
Hj Nurmala, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS COM -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang mencatat ada dua orang Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Pangkalpinang mengajukan permohonan penggabungan mahram untuk tahun keberangkatan 2019.

Hal ini dikatakan Hj Nurmala, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Pangkalpinang, Jumat (12/04/2019) di kantornya.

Dijelaskannya, peluang penggabungan mahram baik anak yang terpisah dengan orangtua maupun suami terpisah dengan istri masih tetap diberikan kesempatan untuk mengajukan percepatan keberangkatan melalui pelunasan BPIH reguler tahap kedua tahun ini.

"Dalam Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nomor 117 Tahun 2019 yang mengatur tentang pedoman pelunasan BPIH reguler memberikan beberapa persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk pengajuan penggabungan mahram dengan memperhatikan sisa kuota yang tersedia," ujarnya.

Adapun syarat pengajuan penggabungan, salah satu harus sudah melunasi tahun ini dan jemaah yang akan menggabung harus sudah terdaftar pada provinsi yang sama sebelum 1 Januari 2017.

"Dalam proses pengajuan penggabungan mahram ini, JCH harus melengkapi beberapa berkas yang harus dilampirkan, antara lain : surat permohonan, bukti setoran awal, salinan akta kelahiran yang dilegalisir Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (untuk anak kandung/orang tua terpisah) atau Kartu Keluarga (KK) dan akta nikah yang dilegalisir Kantor Urusan Agama Kecamatan untuk penggabungan suami/istri terpisah," jelasnya.

Setelah JCH tersebut dinyatakan memenuhi syarat dan semua berkas dilengkapi, maka petugas akan melakukan input data berkas tersebut ke dalam aplikasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dengan sistem online langsung ke pusat.

"Setelah itu nomor porsi yang memahrami akan dirangking dan nomor porsi terkecil Insya Allah akan masuk,” imbuhnya.

Diingatkannya batas akhir pengajuan permohonan penggabungan mahram ini adalah pada tanggal 22 April nanti dan dalam proses ini JCH tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.

(BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved