Terakhir Kampanye, Ini Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin Vs Prabowo-Sandiaga Uno

Terakhir Kampanye, Ini Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin Vs Prabowo-Sandiaga Uno

Terakhir Kampanye, Ini Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin Vs Prabowo-Sandiaga Uno
Tribunwow.com
Terakhir Kampanye, Ini Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin Vs Prabowo-Sandiaga Uno 

Terakhir Kampanye, Ini Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin Vs Prabowo-Sandiaga Uno

BANGKAPOS.COM - Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil penelitian mereka, terkait elektabilitas capres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ada beberapa survei yang dirilis di hari terkahir masa kampanye, Sabtu (13/4/2019).

Diketahui, Minggu (14/4/2019) hingga Selasa (16/4/2019) merupakan masa tenang.

Dari sejumlah lembaga survei, selisih kedua paslon semakin menipis.

Ada survei yang menyebutkan pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dari Prabowo-Sandiaga, ada pula yang sebaliknya.

Simak berikut adalah hasil survei terbaru sejumlah lembaga yang TribunWow.com rangkum, Sabtu (13/4/2019) versi 10 lembaga:

1. Indo Barometer
Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, Pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019

Berdasarkan survei Indo Barometer, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan angka 59,9 persen.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat angka 40,1 persen.

"Dukungan terhadap Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebesar 59,9 persen suara dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 40,1 persen suara. Selisih elektabilitas antara paslon nomor urut 01 dan 02 adalah sebesar 19,8 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Hotel Harris, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4/2019), dikutip dari Kompas.com.

Survei terbaru ini dilakukan pada 1-7 April 2019 dengan melibatkan 1.200 responden.

Margin of error survei kurang lebih 2,83 persen.

Sedangkan metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

2. Puskaptis
Dikutip dari Kompas.com, Jumat (8/4/2019), hasil survei Pusat Kajian dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menunjukkan bahwa Prabowo-Sandiaga unggul 47,5 persen.

Sedangkan Jokowi-Ma'ruf mendapat angka 45,37 persen.

Adapun sisanya, yakni 7,04 persen tidak memberikan jawaban atau belum menentukan pilihan.

Survei tersebut dilangsungkan pada 26 Maret sampai 2 April 2019.

Survei ini melibatkan 2.100 responden.

Metode yang digunakan adalah random sampling dengan margin of error 2,4 persen.

Sedangkan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

3. Indomatrik

Dari data survei Indomatrik, Rabu (10/4/2019), pasangan Prabowo-Sandiaga sudah mengungguli Jokowi-Ma'ruf.

Prabowo-Sandiaga mendapat 51,07 persen suara.

Sedangkan Jokowi-Ma'ruf 43,92 persen.

"Berdasarkan data hasil survei, pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan simpati publik sebesar 51,07 persen, sedangkan pasangan Joko W-Ma'ruf A 43,92 persen," kata Direktur Riset Lembaga Survei Indomatrik, Syahruddin Ys di Hotel Ibis Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019), dikutip dari Tribunnews.com.

Sementara 5,01 persen sisanya belum menentukan pilihan.

Selisih dua pasangan calon tercatat sebesar 7,15 persen.

Para responden menilai Prabowo-Sandiaga lebih berwibawa dan tegas.

Sedangkan Jokowi mengalami penurunan tren elektabilitas karena dianggap tak memenuhi janji kampanye saat Pilpres 2014 silam.

Survei dilakukan pada 24-31 Maret 2019.

Adapun jumlah responden yang dilibatkan sebanyak 2.100 orang.

Para responden tersebar di 34 provinsi secra proporsional dengan penarikan sampel multistage random sampling.

Survei ini memiliki margin of error 2,4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
4. Median
Lembaga Survei Nasional (Median) juga telah merilis hasil survei terbaru mereka.

Berdasarkan survei, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul 47,2 persen.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat angka 39,5 persen.

"Dari hasil survei, pasangan Joko Widodo-Maruf Amin masih memimpin dengan perolehan 47,2 persen dan pasangan Prabowo-Sandi 39,5 persen, dengan 13,3 persen yang masih belum menentukan pilihan atau termasuk undecided voters," ujar Direktur Eksekutif Median Rico Marbun dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/4/2019), dikutip dari Kompas.com.

Selisih keduanya terlihat makin tipis, karena hanya 7,7 persen saja.

Berdasarkan survei, tren dukungan untuk paslon nomor urut 01 mengalami penurunan.

Berbeda dengan pasangan nomor urut 02 yang mengalami peningkatan elektabilitas.

Meski demikian, kedua kandidat masih berpeluang saling mengejar dan meninggalkan, karena suara yang belum memutuskan pilihan masih tinggi.

Survei ini dilakukan pada 31 Maret sampai 7 April 2019.

Adapun jumlah responden yang dilibatkan dalam survei adalah 1.500 orang yang tersebar di 34 provinsi.

Mereka dipilih menggunakan metode multistage random sampling.

Margin of error penelitian kurang lebih 2,6 persen.

Sementara tingkat kepercayaan sekitar 95 persen.

Responden juga dipilih secara acak untuk diwawancara secara tatap muka.

5. LSI Denny JA
Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapat angka 55,9-65,8 persen suara.

Sementara Prabowo-Sandi mendapatkan 34,2 persen hingga 44,1 persen.

"Karena pilpres kurang dari 7 hari lagi, tampilan elektabilitas sudah memperhitungkan margin of error dan asumsi golput yang terjadi secara proporsional," jelas Denny JA melalui rilisnya, Jumat (12/4/2019).

Perolehan tersebut menurun dibanding survei pada bulan Maret 2019 lalu.

Selain elektabilitas secara keseluruhan, survei ini juga memperlihatkan tingkat pemilihan berbasis agama hingga pemilih kalangan terpelajar.

Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf lebih unggul dari Prabowo-Sandi.

Tercatat sebesar 54,9 persen-64,8 persen pemilih muslim melabuhkan suaranya ke Jokowi-Maruf.

Sementara Prabowo-Sandi mendapatkan 35,2 persen hingga 45,2 persen pemilih muslim.

Begitu pula di kalangan milenial, Jokowi-Maruf unggul dengan suara 54,9 persen hingga 64,8 persen.

Diketahui, survei itu melakukan pengumpulan data pada 4-9 April 2019 dengan 2.000 responden.

Metode pengambilan dengan cara wawancara tatap muka dengan menggunakan kuisioner multistage random sampling.

Serta margin of error sekitar 2,2 persen.

6. Indopol

Berbeda dengan survei lainnya, dari Survei Indopol, pasangan Prabowo-Sandiaga hanya mendapat angka 24 persen.

Sementara pasangan Jokowi-Ma'ruf masih unggul di angka 49 persen.

"Masih ada sikap politik pemilih yang merahasiakan dan yg belum menentukan pilihan jika ditotal sebesar 27%," ujar Direktur Indopol Survey dan Consulting Ratno Sulistiyanto, Sabtu (13/4/2019), dikutip dari Tribunnews.com.

Silent voters yang sangat besar tentu sangat berpengaruh di hari pencolosan nanti.

Survei tersebut dilakukan pada 5-11 April 2019.

Adapun responden yang dilibatkan berjumlah 1.450 orang, dengan rate 1.350 orang.

Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin of error kurang lebih 2,6 persen.

Wawancara dilakukan secara tatap muka, kemudian data diolah dengan program SPSS atau Field Survey.

7.  Voxpol Center Research and Consulting
Dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (10/4/2019) pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan angka 48,8 persen.

Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga mendapat 43,3 persen.

Selisih suara mereka terbilang tipis dan sangat kekat, lantaran hanya 5,5 persen saja.

Dari 1.600 responden yang dilibatkan, 7,9 persen belim menentukan pilihan.

Survei ini dilangsungkan mulai 18 Maret sampai 1 April 2019 dengan wawancara tatap muka dan kuisioner.

Responden dipilih secara multistage random sampling dari 34 provinsi, dengan perbandingan jenis kelamin 50:50 antara perempuan dan laki-laki.

Margin of error survei ini sebesar 2,45 persen.

Sedangkan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.  (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)


Editor: zulkodri
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved