Hubungan Intim di Rumah Kosong, Ini 6 Fakta Asmara Terlarang Anggota TNI dan Siswi SMP

6 Fakta Asmara Terlarang Anggota TNI & Siswi SMP, Hubungan Intim di Rumah Kosong,Bayaran & Film Biru

Hubungan Intim di Rumah Kosong, Ini 6 Fakta Asmara Terlarang Anggota TNI dan Siswi SMP
IST
Ilustrasi: Hubungan Intim di Rumah Kosong, Ini 6 Fakta Asmara Terlarang Anggota TNI dan Siswi SMP 

Polisi Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menangkap SH alias Ocah (25) karena terlibat dalam kasus prostitusi anak di Kota Ambon.

Ocah ditangkap polisi saat hendak kabur melalui bandara Pattimura Ambon, Selasa (9/4/2019) sore.

Ilustrasi siswi SMP
Ilustrasi siswi SMP (Instagram)

5. ditetapkan Tersangka

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, saat ini Ocah telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Julkisno kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (10/4/2019).

Dia menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah salah satu keluarga korban melaporkan kejadian itu kepada polisi pada 1 April 2019 lalu. Dari laporan itu, polisi kemudian melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap pelaku.

6. Kesaksian dua korban yang masih berstatus siswi SMP

Polisi saat ini baru memeriksa dua orang yang diduga korban SH, yakni NR (15) dan DA (14). Keduanya diketahui merupakan siswa SMP di Kota Ambon.

“Penyidik masih mendalami kasus itu, termasuk apakah ada anak-anak lain yang menjadi korban selain dua korban sebelumnya,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon Ipda Julkisno Kaisupy di kawasan Waihaong Ambon, Kamis (11/4/2019).

Dari hasil pemeriksaan para korban, sebelum bercinta ada ritual film biru, yakni korban dipaksa menonton video porno sebelum melayani pria hidung belang oleh SH.

Selepas ritual film biru inilah anggota TNI berhubungan intim dengan siswi SMP.

"Para korban ini sudah tiga kali melayani pria hidung belang yang ditawari oleh Ocah. Sekali kencan mereka dibayar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu, tapi uangnya itu dibayar ke tersangka,” ungkapnya.

Dia menambahkan tersangka melakukan modus operandinya dengan membawa para korban ke sebuah rumah kosong.

Di sana, para korban kemudian disuruh untuk menonton film porno selanjutnya tersangka mempertemukan korban dengan pria hidung belang.

Anggota TNI berhubungan intim dengan dua siswi SMP

Dibongkar Istri Sah, Ini 10 Fakta Skandal Perselingkuhan Pejabat ASN, Ada Video Hubungan Intim Suami

Skandal perselingkuhan Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro IS dan wanita yang juga menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan (NW) terungkap setelah istri sah Titik Purnomosari (52) melapor ke Polda Jatim.

Si istri sah juga memiliki bukti-bukti perselingkuhan dari 4 video adegan ranjang suami dengan wanita idaman lain.

Bukti itu kini sudah ada di kepolisian setempat.

Parahnya hubungan kedua pejabat pemerintahan itu sudah berlangsung sejak 2 tahun lalu.

Namun istri sah Titik Purnomosari diancam suami (IS) bila skandal itu sampai tercium oleh aparatur hukum negara. 

Laporan dugaan perselingkuhan Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan di Polda Jatim.
Laporan dugaan perselingkuhan Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan di Polda Jatim. (SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni)

Lantas apa saja 10 fakta terkait skandal Kadishub Bojonegoro dan Kadinsos Kota Pasuruan?, dirangkum Suryamalang.com berikut

1. Berawal dari video porno

Pembuatan Video Porno, Sutradara & Pemeran Bertatus Pelajar di Madiun (ilustrasi)
Pembuatan Video Porno (ilustrasi) (IST)

Dugaan perselingkuhan ini mencuat setelah Titik Purnomosari menemukan bukti berupa video porno atau video hubungan intim Kepala Dinas tersebut.

Dia melaporkan suaminya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai surat laporan nomor polisi LPB/234/III/UM/JATIM/ Kamis (21/3/2019) tentang perkara perzinahan dan kekerasan psikis dalam rumah tangga di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim.

2. Sudah terjadi selama 2 tahun

Titik mengatakan dugaan perselingkuhan suaminya dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuran sudah terjadi dua tahun lalu mulai Januari dan Februari 2018.

Ia mengetahui suaminya selingkuh Juli 2018. Korban sempat diancam oleh suaminya supaya tidak mempermasalahkan perselingkuhannya tersebut.

 

3. Suami mengajukan cerai

Akan tetapi, justru suaminya mengajukan cerai April 2019. Karena itulah pihaknya melaporkan kejadian ini ke Mapolda Jatim.

"Saya menemukan video porno / video hubungan intim (antara IS dan NW) di handphone suami saya, kejadiannya sekitar 9 bulan yang lalu. Selama ini saya diam saja sempat diancam," ungkapnya di Mapolda Jatim, Kamis (11/4/2019).

4. Cerai sempat ditolak oleh Bupati

Ilustrasi pengajuan cerai
Ilustrasi pengajuan cerai (TribunPontianak.com)

Dikatakannya, permohonan perceraian yang sempat diajukan suaminya ditolak oleh Pengadilam Agama Bojonegoro karena tidak mendapat izin dari Bupadi.

"Dikira saya tidak ada bukti saya laporan ke BKD dam BKN. Saat sidang pertama tidak disetujui Pengadilan Agama karena belum ada izin dari Bupati. Saya merasa diinjak harga diri saya akhirnya saya melapor," jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya berharap Polda Jatim mengusut tuntas kasus ini hingga tuntas sekaligus memberikan hukuman yang setimpal sesuai perbuatan suaminya.

"Ya inginnya hukumannya setimpal sesuai perbuatannya dan dipecat," pungkasnya.

5. Sudah ditetapkan sebagai tersangka

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan ada laporan korban perselingkuhan yang dilakukan Kepala Dinas Bojonegoro dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan.

Pihaknya, sudah berkoordinasi bersama penyidik Ditreskrimum Polda Jatim mengenai kasus tersebut.

"Iya benar ada laporan itu sudah dilakukan penyidikan bahkan yang bersangkutan sudah tersangka," ujar Barung Mangera.

6. Plt Kepala Dinsos tidak tahu

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, Nila Wahyuni Subiyanto (NW) mengaku tidak mengetahui laporan terkait dugaan perselingkuhan ini.

"Saya tidak tahu dan saya belum tahu laporannya," kata Nila, kepada wartawan di kantornya.

Ia mengaku tidak mengetahui persoalan itu. Tapi, ia menghormati jika memang ada pihak yang melaporkannya ke Polisi.

"Saya siap kapan saja, dan saya berusaha akan selalu kooperatif jika sewaktu-waktu dipanggil Polda Jawa Timur untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Disinggung soal kabar perselingkuhan itu, ia pun memilih tidak berkomentar.

Ia tidak menanggapi terkait kabar itu. Bahkan, ia menyerahkan semua proses di kepolisian.

7. Istri lapor Wakil Walikota

Ilustrasi perselingkuhan
Ilustrasi perselingkuhan (TribunBali.com)

Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo yang sekaligus menjabat sebagai Plt Wali Kota Pasuruan, mengaku sudah mengetahui kabar ini jauh sebelum muncul laporan polisi ini.

Teno, sapaan akrab Wawali mengaku sudah tahu lebih dulu.

Jadi, beberapa waktu lalu, ia lupa pastinya, istri Kadishub Bojonegoro, Titik Purnomosari sudah menghadap ke ruangannya.

Saat itu, Titik memaksa ingin ketemu dirinya.

"Ternyata yang diceritakan dia ya soal ini.

Soal dugaan perselingkuhan suaminya yang juga Kadishub Bojonegoro, dengan salah satu staf saya," katanya melalui sambungan seluler.

8. Wakil Walikota menindak laporan

Ilustrasi pertanggungjawaban perselingkuhan
Ilustrasi pertanggungjawaban perselingkuhan (Tribun Bali )

Teno mengaku, pihaknya butuh waktu untuk membuktikan laporan itu.

Maka dari itu, laporan itu langsung diserahkan ke Inspektorat.

Kata dia, saat ini, tim inspektorat sedang melakukan proses dan penyelidikan benar atau tidaknya yang diadukan pelapor.

"Ini masih jalan, dan hasilnya juga belum keluar.

Kabar terakhir, kemarin tinggal memanggil yang bersangkutan staf saya, atau Bu Nila yang posisinya sebagai Plt Kepala Dinas Sosial," jelasnya.

(SuryaMalang/TribunTimur)

Editor: Evan
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved