Berita Pangkalpinang

Karyawan yang Bekerja Pada Hari Pencoblosan Tetap Harus Diberikan Kesempatan Memilih

Perusahaan harus memberikan libur kepada karyawan saat hari pencoblosan pada 17 April nanti.

Karyawan yang Bekerja Pada Hari Pencoblosan Tetap Harus Diberikan Kesempatan Memilih
Bangka Pos/Krisyanidayati
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Babel, M. Isa Anshorie 

BANGKAPOS.COM - Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Babel, M. Isa Anshorie mengatakan perusahaan harus memberikan libur kepada karyawan saat hari pencoblosan pada 17 April nanti.

"Mau tidak mau perusahaan harus melaksanakan karena libur nasional, kalau tidak meliburkan ada konsekuensinya. Kami belum mengeluarkan edaran atau himbauan karena kan memang sudah ditetapkan sebagai hari libur nasional," katanya, Senin (15/4/2019).

Sedangkan untuk perusahaan dalam bidang pelayanan, ia menyebutkan agar dapat dilakukan pengaturan waktu sehingga karyawan secara bergiliran dapat menggunakan hak suaranya.

"Untuk pelayanan mungkin bisa dibagi waktunya menggunakan sistem shift karena mereka tetap harus melakukan aktifitas pelayanan, tapi disisi lain perusahaan wajib memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mencoblos," katanya.

Dijelaskannya, jika perusahaan misalnya menerapkan libur setengah hari atau menggunakan shift, maka perusahaan harus membayarkan lembur.

"Karena ini ditetapkan sebagai hari libur nasional, kalau masih bekerja maka harus dibayar lemburnya," katanya.

Sebagaimana diketahui Menteri Tenaga Kerja telah mengeluarkan surat edaran no 1 tahun 2019 tentang hari libur bagi pekerja/buruh pada pelaksanaan pemungutan suara pemilihan umum tahun 2019 yang berisi tentang tiga point yakni.

1. Keputusan Presiden nomor 10 tahun 2019 menetapkan bahwa hari Rabu tanggal 17 April 2019 sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan umum tahun 2019. Hari dan tanggal dimaksud merupakan hari dan tanggal pemungutan suara pemilihan umum tahun 2019.
2. Pengusaha harus memberikan kesempatan kepada pekerja/buruh untuk melaksanakan hak pilihnya. Apabila pada hari dan tanggal pemungutan suara tersebut pekerja/buruh harus bekerja, maka pengusaha mengatur waktu kerja agar pekerja/buruh tetap dapat menggunakan hak pilihnya.
3. Pekerja/buruh yang bekerja pada hari dan tanggal pemungutan suara, berhak atas upah kerja lembur dan hak-hak lainnya yang biasa diterima pekerja/buruh yang dipekerjakan pada hari libur resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved