Seorang Tentara dan Perempuan Jepang Ditemukan Tewas dengan Luka Tusukan di Apartemen

Seorang tentara AS dan seorang perempuan Jepang ditemukan dalam kondisi mengalami luka tusukan yang fatal di sebuah apartemen di Okinawa

Seorang Tentara dan Perempuan Jepang Ditemukan Tewas dengan Luka Tusukan di Apartemen
Ilustrasi garis polisi.(THINKSTOCK) 

BANGKAPOS.COM - Seorang tentara AS dan seorang perempuan Jepang ditemukan dalam kondisi mengalami luka tusukan yang fatal di sebuah apartemen di Okinawa pada Sabtu (13/4/2019).

Pasangan pria dan wanita itu kemudian dinyatakan telah meninggal di lokasi kejadian akibat luka tusukan yang dialami keduanya.

Dilansir Kyodo News, petugas polisi menerima panggilan darurat sekitar pukul 07.25 pagi dan menemukan tubuh pasangan itu di sebuah apartemen di Kota Chatan.

Diduga, pria berusia 32 tahun yang merupakan anggota angkatan laut yang bertugas di Korps Marinir AS di Okinawa itu telah menusuk korban perempuan, yang berusia 44 tahun, sebelum kemudian menikam dirinya sendiri.

Menurut keterangan dari juru bicara kepolisian setempat, pelaut AS dan perempuan Jepang itu memiliki sebuah hubungan yang karena suatu alasan membunuh pasangannya dan kemudian bunuh diri.

"Mereka berdua mengalami luka tusukan dan kematian keduanya telah dikonfirmasi kemudian," ujar juru bicara tersebut.

Wakil menteri luar negeri Jepang, Takeo Akiba, mengatakan pihaknya sangat menyesalkan terjadinya kasus ini dan akan bekerja sama dengan pihak AS dalam penyelidikan.

Akiba juga telah memanggil Duta Besar AS untuk Jepang William Hagerty, yang mengatakan berjanji akan memberikan dukungan penuh kepada tim penyelidik Jepang.

"Ini adalah sebuah tragedi dan kami berkomitmen penuh untuk mendukung proses penyelidikan," ujar Hagerty.

Okinawa telah lama menjadi tuan rumah bagi sejumlah fasilitas militer AS di Jepang. Pulau di ujung selatan Jepang itu telah menjadi rumah bagi lebih dari setengah pasukan militer AS di negara itu yang berjumlah sekitar 47.000 personil.

Insiden ini kembali memunculkan isu penolakan atas kehadiran pasukan Amerika di wilayah prefektur itu, yang kerap dipicu sikap tentara AS yang sering membuat masalah di Okinawa.

Penduduk setempat telah lama mengeluhkan sikap para tentara AS yang kerap membuat kebisingan, kecelakaan, dan tindak kejahatan. (*)


Editor: Herru W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved