Suara Hangus Sebelum Mencoblos, Horor Pemilu 2019 di Luar Negeri

Pemilu yang menggunakan 3 metode: tempat pemungutan suara (bilik mencoblos), kotak suara keliling, dan lewat pengiriman pos.

Suara Hangus Sebelum Mencoblos, Horor Pemilu 2019 di Luar Negeri
Istimewa
Zamal Nasution 

Jumlah WNI yang dilayani di tiap PPLN bervariasi, mulai dari 24 orang hingga 558 ribu orang.

Menurut data KPU terbaru 2019, jumlah pemilih terdaftar di luar negeri, sekitar 2.05 juta orang dari total 192.8 juta total dalam dan luar negeri.

Dengan jumlah anggota sebanyak 3-7 orang di tiap perwakilan, maka beban tanggung jawab 7 anggota PPLN di Kuala Lumpur sekian kali lebih berat dari PPLN di Pyong Yang.

Semestinya, ini menjadi perhatian khusus para komisioner KPU dan ASN KPU di Jakarta.

Terkait protes para pemilih di Hong Kong, Sidney, Kuala Lumpur, dan beberapa lokasi lainnya; ini merupakan potret proses pencocokan dan penelitian data pemilih, dan sosialisasi pemilu bagi masyarakat WNI di luar negeri.

Buku panduan bagi anggota PPLN terbitan KPU 2018 menerangkan tugas tersebut secara detail, begitu juga grup WhatsApp para 130 ketua PPLN yang memudahkan jawaban atas permasalahan yang ditemukan.

Tak semua pertanyaan dijawab secara tuntas oleh komisioner KPU, namun sering juga solusinya disampaikan oleh ketua yang berpengalaman di pemilu-pemilu sebelumnya.

Ini cerminan bahwa permasalahan yang terjadi pada hari penghitungan suara, banyak di antaranya sudah diprediksi dan diusulkan solusinya.

Semasa menjabat sebagai Ketua PPLN Bangkok, penulis pernah sedikit menyinggung tersebut dalam tulisan di media ini dengan judul “Komunikasi Efektif Membersihkan Data Pemilih Ganda di Luar Negeri” pada tanggal 15 Nopember 2018 dan “Menjaring Pemilih Melalui Media Sosial, Salah Satu Verifikasi Data Pemilih Tetap di Luar Negeri” pada tanggal 17 Nopember 2018.

Pada dasarnya, data akan lebih akurat jika terdapat kepentingan dari pemilik data, misalnya pemilik data bagi keperluan nasabah bank akan cenderung lengkap dan detail.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved