Berita Pangkalpinang

Besok Pencoblosan, Simak Tiga Kategori Pemilih dan Waktu Mencoblosnya

Saat menggunakan hak suaranya, pemilih kategori ini datang membawa form C6 dan KTP atau kartu identitas lainnya.

Besok Pencoblosan, Simak Tiga Kategori Pemilih dan Waktu Mencoblosnya
Bangka Pos/Muhammad Rizki
Davitri, Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM- Ketua KPU Kepulauan Bangka Belitung Davitri menjelaskan, berdasarkan ketentuan, ada tiga kategori pemilih dalam Pemilu 2019. Pertama, pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diberikan form C6 atau undangan dan bisa memilih mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.

Saat menggunakan hak suaranya, pemilih kategori ini datang membawa form C6 dan KTP atau kartu identitas lainnya.

"Ketika tidak menunjukkan C6, ini diperbolehkan, kalau dia dan petugas sudah tahu bahwa ia sudah terdaftar di DPT. Jadi dipersilakan. Kalau tidak ada C6 juga tidak apa-apa karena pemilih yang tercantum di DPT, sudah tercantum namanya di form A3 yang dipegang petugas KPPS, petugas bisa mengecek. Ketika menunjukkan kartu identitasnya, itu bisa terlihat," kata Davitri.

Kedua, pemilih kategori Daftar Pemilihan Tetap Tambahan (DPTb). Pemilih karegori ini adalah pemilih yang menggunakan form A5 atau formulir pindah memilih.

"Dia ada namanya terdaftar DPTb, tetapi dengan menunjukkan KTP Elektornik atau kartu identitas. Mereka bisa memilih jam 07.00 sampai jam 13.00 WIB," tuturnya.

Ketiga, pemilih kategori Daftar Pemlih Khusus (DPK). Mereka adalah pemilih yang tidak terdaftar di DPT dan DPTb. Mereka diterima memilih jika KTP Elektronik atau kartu identitasnya sesuai domisili di mana TPS mereka mencoblos.

"Kalau bisa menunjukkan kartu identitas, dan sesuai alamatnya dengan TPS, ya dipersilakan memilih mulai pukul 12.00 sampai 13.00 WIB," ucap Davitri.

Davitri mengatakan, ketentuan mengatur pemilih yang masih mengantre hingga pukul 13.00 WIB juga masih bisa menggunakan hak pilihnya.

"Jika namanya ada di absensi baik DPT, DPTb, dan DPK, Ketua KPPS tetap melanjutkan proses pemungutan. Setelah selesai baru perhitungan. Jadi bukan bwrarti kalau sudah pukul 13.00, orang antre tidak boleh memilih lagi. Tetapi ketika orang masih antre, proses pemungutan masih bisa dilanjutkan hingga selesai," ujarnya.

Sebut Sudah Antisipasi Kekurangan Surat Suara

Davitri menjelaskan, pihaknya telah membuat pemetaan pimilih DPTb berbasis seluruh TPS di Babel. Tujuannya untuk mengantisipasi kemungkinan kekurangan surat suara di TPS.

"Ini untuk mengantisipasi kekurangan logistik surat suara, kami sudah minta petakan pemilih DPTb ini tidak terkonsentrasi pada kelurahan atau desa yang ada di situ," katanya.

Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu bagaimana teknisnya jika di TPS ternyata kekurangan surat suara akibat banyaknya pemilih DPTb. Aturan teknis yang dimaksud adalah mengenai pergeseran pemilih khusus DPTb.

"Tetapi kalau pemilih DPK. Itu memang diperbolehkan, kalau di TPS paling dekat rumahnya, dan surat suara cadangan yang dua persen itu tidak tersedia, dia masih bisa memilih di TPS di desa atau lingkungan TPS terdekat," ucap Davitri.

(Bangkapos/Deddy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved