Fobia Kekalahan Jadi Alasan Kadidat Lakukan Money Politik

Kekhawatiran berlebihan tidak akan mampu mengumpulkan suara banyak di bilik suara menjadi alasan kuat mengapa politik uang masih jadi pilihan

Fobia Kekalahan Jadi Alasan Kadidat Lakukan Money Politik
Istimewa
Dosen ilmu Politik Fisip UBB, Ibrahim 

BANGKAPOS. COM, BANGKA - Kekhawatiran berlebihan tidak akan mampu mengumpulkan suara banyak di bilik suara menjadi alasan kuat mengapa politik uang masih jadi pilihan pintas kandidat.

Demikian diungkapkan Dosen Ilmu Politik FISIP UBB, Ibrahim, menyikapi adanya dugaan money politik di desa Sidoarjo, Kecamatan Airgegas, jelang hari H Pemilu, Selasa (16/4/2019) malam

"Saya menyebutnya fobia. Fobia ini berangkat dari dua kemungkinan, pertama karena incumbent tidak cukup percaya diri bisa meraup suara banyak dan kedua karena riwayat kekalahan yang sering didengar dari berbagai caleg sebelumnya. Dibalik itu, para kandidat memiliki hasrat berkuasa yang membuncah sehingga oportunisme menjadi pilihan logis," ujar Ibrahim.

Menurut Ibrahim, pemilu kini dan sebelumnya berbeda dalam banyak hal. Selain regulasi yang semakin kuat, pengetatan pengawasan juga semakin baik. Artinya, jika ada kandidat yang masih menganggap politik uang sebagai jalan pintas, maka resikonya akan sangat besar.

Banyak komunitas yang mengawasi, begitupun kebencian pada terminologi Politik uang semakin luas.

"Tugas kita bersama pada hari pencoblosan adalah memastikan partisipasi dan yang pasti memastikan sterilisasi suara dari berbagi praktik kotor. Serangan fajar, serangan Dhuha, atau sarapan pagi harus diwaspadai. Berikutnya memastikan bahwa proses penghitungan dan rekapitulasi dapat berjalan lancar. Ayo memilih, ayo berdaulat," imbuhnya.

(Bangkapos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved