Berita Pangkalpinang

Kapolda Minta Turunkan Tensi Saling Menjelekkan di Medsos

Para pendukung capres diminta menurunkan tensi saling menjelekkan di media sosial (medsos) jelang Pemilihan 17 April 2019 besok

Kapolda Minta Turunkan Tensi Saling Menjelekkan di Medsos
Bangkapos/Deddy Marjaya
Kapolda Brigjen Pol Istiono bersama pimpinan TNI di Bangka Belitung Senin (15/4/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono Selasa (16/4/2019) meminta kepada seluruh elemen masyarakat terutama para pendukung capres untuk menurunkan tensi.

Para pendukung capres diminta menurunkan tensi saling menjelekkan di media sosial (medsos) jelang Pemilihan 17 April 2019 besok. Karena apa yang dilakukan tersebut memperkeruh keadaan dan memanaskan suasana.

"Jangan menambah keruh situasi ini karena pemilihan 5 tahun sekali utama persatuan dan kesatuan," kata Brigjen Pol Istiono.

Polda Kepulauan Bangka Belitung menururt Brigjen Pol Istiono terus memantau dan melakukan patroli Cyber Crime. Jika mendapati ada pihak yang dianggap memposting yang mengarah kepada headspech atau melanggar aturan akan langsung ditindaklanjuti.

Namun hingga saat ini dari beberapa orang yang dipanggil terkait postingan mereka tidak berlanjut dan hanya dilakukan pembinaan serta diberikan arahan agar menggunakan medsos lebih bijak. Jika tidak ingin malah tersangkut hukum yang dapat memenjarakan.

"Sangat jelas ada UU ITE yang mengaturnya bisa terjerst hukum tapj terkait Pemilu 2019 di Bangka Belitung belum ada yang berlanjut, beberapa pemilik akun yang dipanggil hanya diberikan pembinaan dan diberikan arahan," kata Brigjen Pol Istiono.

Brigjen Pol Istiono kembali mengingatkan kepada semua pihak untuk lebih bijak dalam menggunakan medsos. Baik sebelum pencoblosan, hari pencoblosan maupun pasca pencoblosan.

Masyarakat jangan terpengaruh dengan postingan di medsos yang belum tentu benar dan bisa jadi hanya ingin memperkeruh keadaan.

Bagi mereka yang sengaja memposting atau menyebarkan berita berita hoaks, headspech, atau provokasi dipastikan akan ditindak tegas oleh jajaran Polri.

"Jangan terpengaruh dengan postingan di Medsos yang sifatnya provokasi, headspech dan hoaks juga perlu diingat mereka yang memposting atau menyebarkan akan kita tindak tegas," kata kata Brigjen Pol Istiono.

(Bangkapos/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved