Berita Sungailiat

Kecanduan Narkoba 26 Warga dari Kampung Minta Rehab BNN Bangka

Rapat koordinasi kembali digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka.

Kecanduan Narkoba 26 Warga dari Kampung Minta Rehab BNN Bangka
(IST/Humas R Bembie AP).
Kepala BNN Bangka, Eka Agustina saat menyampaikan materi rehabilitas kepada peserta perwakilan dinas dan stakeholder terkait di Kabupaten Bangka. Acara digelar di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat Bangka, Selasa (16/4/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Rapat koordinasi kembali digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka. Pertemuan kali ini melibatkan dinas dan pihak terkait di daerah, Selasa (16/4/2019) di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat Bangka.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, Eka Agustina, Selasa (16/4/2019) mengatakan, Rakor tingkat Kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2019, dalam hal pelaksanaan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna atau pecandu Narkoba.

"Pada kegiatan tersebut BNN Kabupaten Bangka mengajak para stakeholder seperti Rumah Sakit Arsani, Puskesmas Sungailiat, Dinsospemdes, Kemenag Bangka, Klinik Hamidah, Lapas Bukitsemut dan beberapa Pondok Pesantren serta dinas-dinas terkait lainnya," kata Eka saat memberikan keterangan kepada Bangka Pos didampingi Humas R Bembie AP, Selasa (16/4/2019).

Sementara itu rapat koordinasi, Selasa (16/4/2019) pagi dibuka secara resmi oleh Kepala BNN Kabupaten Bangka, Eka Agustina. Eka juga sekaligus menjadi narasumber yang membekali para peserta dalam bentuk penyampaian materi berkaitan program pelayanan rehabilitasi.

"Saya harap dengan terlaksananya kegiatan ini, peserta yang mewakili dinas masing-masing merupakan stakeholder BNN Kabupaten Bangka dalam upaya pelaksanaan layanan rehabilitasi," katanya.

BNN juga mengundang pihak Lapas Bukitsemut Sungailiat untuk menyampaikan dan menggali informasi terkait kasus penyalahgunaan Narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

"Saya berharap stakeholder yang diundang dalam kegiatan ini dapat mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa program layanan rehabilitasi di BNN Kabupaten Bangka tidak dipungut biaya apapun. Kita (BNN) tidak memungut biaya kepada pasien rehabilitasi," katanya.

Sebaliknya jika masyarakat menemukan oknum petugas BNN Bangka meminta bayaran, Eka akan bertindak tegas. Namun Eka menjamin, pungutan uang seperti yang dimaksud tak akan terjadi karena ia selalu mengawasi semua pegawai BNN di kabupaten ini.

"Saya menjamin, itu tidak pernah terjadi," katanya.

Pada kesempatan yang sama Eka mengajak para stakeholder untuk bersinergi bersama membangun pelayanan rehabilitasi. Kalaupun ada temuan di lapangan berkaitan penyalahguna atau pecandu, ia mengimbau segera lapor ke BNN Kabupaten Bangka.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved