Kisah Bayi Tertukar Terjadi di Surabaya, Tes DNA Akhirnya Dilakukan

Akan Dites DNA, Ini yang Dilakukan RSUD Dr Soetomo Terhadap Bayi yang Diduga Tertukar

Kisah Bayi Tertukar Terjadi di Surabaya, Tes DNA Akhirnya Dilakukan
Nuraini Faiqh/Surya
Muh Mughni dan Siti Romlah warga Pegirian Semampir, Surabaya pasangan bayi yang tertukar di RSUD Dr Soetomo, didampingi kuasa hukumnya M Sholeh. Kedua orangtua bayi telah melakukan tes DNA untuk memastikan jenis kelamin bayinya. 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Bak kisah sinetron, kejadian bayi tertukar saat ini terjadi di Surabaya. Bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi.

Saat ini kedua orang tua bayi yang diduga tertukar di RSUD Dr Soetomo Surabaya diambil sampel darah mereka.

Tidak hanya Muhammad Mughni dan istrinya, Siti Romlah,  sang bayi juga diambil darahnya. 

 "Jam 16.00 tadi kedua orang tua bersama bayinya diambil darah mereka.

Ini dalam rangka tes DNA untuk memastikan bahwa bayi laki-laki yang sebelumnya dibilang perempuan benar-benar bayi Pak Mughni," kata M Sholeh, pengacara yang mendampingi Mughni, Selasa (16/4/2019). 

Mughni, warga Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, mengantarkan istrinya mendapatkan layanan persalinan di RSUD Dr Soetomo.

Istrinya melahirkan dengan operasi sesar. Keduanya diberi tahu pihak rumah sakit (apakah perawat atau dokter) bahwa bayi lahir perempuan.

Sang orang tua senang karena anak kelima yang diimpikan lahir perempuan terwujud.

Namun, saat luar itu ada kejanggalan, sang ayah, Mughni, tidak melakukan proses mang-azani sang bayi.

Baru dua hari setelahnya bayi digendong ibunya buang habis operasi.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved