Berita Pangkalpinang

Riskan, KPU Babel Sudah Wanti-wanti PLN Tidak Ada Pemadaman Selama Pemungutan dan Penghitungan

Davitri mengatakan, pihaknya sudah meminta PLN Babel menjaga keandalan pasokan listrik selama proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019.

Riskan, KPU Babel Sudah Wanti-wanti PLN Tidak Ada Pemadaman Selama Pemungutan dan Penghitungan
Bangka Pos/ Teddy Malaka
Lilin dinyalakan saat listrik padam 

BANGKAPOS.COM- Ketua KPU Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Davitri mengatakan, pihaknya sudah meminta PLN Babel menjaga keandalan pasokan listrik selama proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019.

Menurut Davitri, saat-saat itulah yang paling riskan pada Pemilu 2019.

Hal ini sudah disampaikan KPU Babel saat mereka menerima kunjungan PLN Babel guna membahas padamnya listrik di Pulau Bangka, Senin (15/4/2019) malam.

"Kami khawatir apabila diproses penghitungan itu listrik mati, ini akan menimbulkan praduga-praduga yang tidak selayaknya ditujukan kepada penyelenggara pemilu di bawah," ucap Davitri, Selasa (16/4/2019).

KPU Babel juga meminta semua pihak tidak perku terlalu percaya jika ada pihak-pihak yang menyebut bahwa penyelenggara Pemilu bisa mengubah-ngubah suara.

"Kami tegaskan, itu tidak mungkin terjadi," katanya.

Davitri menjelaskan, petugas KPPS di TPS bekerja secara profesional. Semua salinan hasil penghitungan akan diberikan kepada seluruh saksi di TPS.

Pada pemilu kali ini, sedikitnya ada 16 saksi parpol, 15 saksi DPD, 2 saksi calon presiden, dan pengawas TPS.

"Jadi ini tidak main-main," katanya.

Dia menjelaskan, salinan form C1 atau form hasil pengitungan akan diunggah ke dalam aplikasi Situng Pemilu 2019.

"Apa yang unggah kami ini untuk ketranspraranan kami dan tidak kami tutup-tutupi. Ini bisa dipantau oleh semua orang melalui di KPU, ada persentase hasilnya. Ini hanya bagian dari publikasi kami," ucap Davitri.

(BANGKA POS / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved