Interior

Seperti Tanaman, Hunian Ini Miliki Dinding Berpori Hingga Sistem Pernapasan yang Rumit

Betapa nyamannya sebuah rumah yang dapat memberi naungan namun juga bernafas layaknya sebuah pohon.

Seperti Tanaman, Hunian Ini Miliki Dinding Berpori Hingga Sistem Pernapasan yang Rumit
Foto Mansyur Hasan
House as Tree of Life: Rumah Si Pencinta Kayu 

 

BANGKAPOS.COM- Betapa nyamannya sebuah rumah yang dapat memberi naungan namun juga bernafas layaknya sebuah pohon.

Gunungan pada wayang menjadi inspirasi arsitek Andy Rahman ketika mendesain rumah tinggal ini.

Pada gunungan terdapat gambar sebuah pohon kehidupan (tree of life) lengkap dengan hewan-hewan penghuni hutan, yang melambangkan dunia serta isinya.

Ini sekaligus sebagai pengingat betapa pentingnya peran pohon di bumi ini. Betapa manusia tidak bisa hidup tanpa pohon.

Pohon merupakan penyedia berbagai kebutuhan manusia, mulai dari oksigen, makanan, hingga material bangunan.

Pohon juga memberikan keteduhan melalui daunnya, memiliki batang yang berpori, sehingga dapat mengalirkan makanan ke seluruh penjuru tubuhnya.

Karakter pohon ini menjadi metafora dalam berarsitektur di wilayah tropis.

Bagian atas bangunan menyediakan naungan yang optimal, namun dindingnya dapat mengalirkan udara dan cahaya matahari yang dibutuhkan penghuni.

Kesadaran inilah yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk hunian ini. 

Dinding berpori di rumah ini diwujudkan dengan penggunaan lubang angin (roster), sehingga udara dapat mengalir masuk melalui celahnya.

Sinar mahatari pun dapat menerobos, namun dengan porsi yang tepat sehingga tidak menyilaukan.

Lokasi : Gayungsari, Surabaya, Jawa Timur I House as Tree of Life: Rumah Si Pencinta Kayu

Tema pohon menjadi semakin relevan dipilih sang arsitek, karena pemilik hunian ini adalah seorang pencinta kayu.

Tak sekadar sebagai pengisi rumah, kehadiran kayu di rumah ini juga memberi pelajaran bahwa kayu merupakan benda berharga yang harus dilestarikan dan digunakan dengan bijaksana.

House as Tree of Life:  Rumah Si Pencinta Kayu

Lokasi : Gayungsari, Surabaya, Jawa Timur I House as Tree of Life: Rumah Si Pencinta Kayu

Kayu pun dapat mengajarkan nilai sejarah, karena dimanfaatkannya kayu-kayu tua, bahkan kayu fosil, seperti yang digunakan sebagai wastafel dan meja ruang tamu.

Sementara, sang arsitek memillih kayu-kayu khas Indonesia untuk berbagai elemen bangunan.

Kayu ulin yang kuat digunakan untuk lantai dan bagian depan rumah, sementara kayu merbau dan jati untuk kusen.

Demi menyempurnakan kehadiran kayu di rumah ini, hadir pula kayu pinus bekas peti kemas.

House as Tree of Life:  Rumah Si Pencinta Kayu
Foto Mansyur Hasan I House as Tree of Life: Rumah Si Pencinta Kayu
House as Tree of Life:  Rumah Si Pencinta Kayu

Kayu yang berasal dari benda hidup akan membawa kehangatan pada hunian. Karakternya akan menyeimbangkan “dingin”-nya material lain seperti beton, kaca, dan logam.

Sebagai padanan unsur kayu, berbagai material lain yang digunakan di rumah ini diekspos agar tampil alami, apa adanya.

Palet warna yang kemudian tercipta semakin serasi disandingkan dengan pepohonan yang ditanam di area rumah. (*) 

https://idea.grid.id/read/091694777/layaknya-pohon-hunian-ini-miliki-dinding-berpori-hingga-sistem-pernapasan-yang-rumit?page=all

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Idea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved