Pemilu 2019

Keliling ke 8 TPS, Andi Warga Bukit Betung Sungailiat Gagal Nyoblos Gegara Kehabisan Surat Suara

Andi (37) warga Kelurahan Bukit Betung harus mengubur dalam keinginannya karena gagal menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum kali ini.

Keliling ke 8 TPS, Andi Warga Bukit Betung Sungailiat Gagal Nyoblos Gegara Kehabisan Surat Suara
bangkapos/riki
Andi (37) warga Kelurahan Bukit Betung gagal nyoblos pemilu 

BANGKAPOS.COM--Andi (37) warga Kelurahan Bukit Betung harus mengubur dalam keinginannya karena gagal menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum kali ini.

Pria dengan perawakan kurus tinggi ini, telihat sudah lelah, berpindah dari satu TPS ke tempat TPS lainya, pasalnya ia yang ingin mencoblos menggunakan e-KTP gagal nyoblos karena TPS tempat ingin menyoblos telah kehabisan surat suara.

Ditemui di TPS 20 Kelurahan Bukit Betung, ia menceritakan kekecewaannya karena telah gagal menggunakan hak suaranya, dia telah mendatangi delapan TPS namun gagal memilih karena alasan habisnya surat suara.

"Sudah keliling, kekurangan surat suara, saya menggunakan e-KTP untuk Daftar Pemilih Khusus, dari jam 12, karena katanya pukul 12 baru mulai bisa menggunakan e-KTP, tetapi sampai TPS tidak bisa, saya berusaha pindah ke TPS lain, namun tidak bisa lagi, total ada delapan TPS saya didatangi," ujar Andi kepada wartawan, Rabu (17/4/2019).

Namun, kegigihan Andi untuk bisa mendapatkan hak suara tak begitu saja hilang, ia kembali datang ke TPS 20 Kelurahan Bukit Betung, tempat awal ia datang, dengan harapan masih ada surat suara tersisa.

"Saya kecewa karena belum bisa mengunakan hak saya, padahal tahun lalu saya mendapatkan undangam c6 tetapi tahun ini, tidak dapat undangan c6. Harapan jangan seperti ini lagilah, setiap TPS kehabisan surat suara, banyak yang tidak bisa, saya mondar mandir dari satu TPS ke TPS lain, lalu saya balik lagi ke TPS 20, saya harap bisa lagi, tetapi ternyata tidak,"ungkapnya.

Sementara Ketua KPPS, TPS 20 Kelurahan Bukit Betung, Subhan mengatakan bahwa sebanyak 58 orang warga setempat yang menggunakan e-KTP yang ingin menggunakan hak pilihnya, namun hanya 26 yang bisa terlayani

"Ada 58 orang merupakan DPK pemilih di luar DPT warga sini dengan menunjukkan e KTP yang sah, tidak semua, hanya 26 bisa terpenuhi, tersisa 32 yang gagal mendapatkan hak suara, karena kehabisan surat suara,"jelasnya.

Ia mengatakan jumlah surat suara yang ada di TPS 20 berjumlah, 228 sudah termasuk surat suara tambahan.

"Jumlah surat suara yang kami terima 228 termasuk tambahan, dengan jumlah DPT 222, tetapi DPT normalnya 223 tercoret mungkin meninggal dunia sehingga 222," ungkapnya.

Ia mengakui dengan adanya warga yang tidak bisa mendapatkan haknya, ia sangat menyayangkan, menurutnya ini menjadi evaluasi KPU kedepanya.

"Ada yang tidak berhasil mendapatkan haknya dalam hal ini kami mengharapkan kedepan mengenai penanggulangan ini, kami tidak bisa berbicara banyak, sebaikanya DPT harus sebaik baiknya Dukcapil, Kelurahan dan KPU supaya DPT yang disampaikan ke KPPS benar update," harapnya.

(Bangkapos/riki)

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved