BangkaPosiana

Ada 22 Kg Sampah Plastik dan Janin Dalam Perut Paus Sperma yang Tewas Terdampar di Pantai Sardinia

Tak Hanya Tewas dengan 22 Kg Sampah Plastik di Perutnya, Paus Sperma Ini Juga Tengah Hamil

Ada 22 Kg Sampah Plastik dan Janin Dalam Perut Paus Sperma yang Tewas Terdampar di Pantai Sardinia
(Twitter/ @GreenpeaceID)
Paus jenis sperma ini ditemukan tewas terdampar di pantai Sardinia, Italia 

BANGKAPOS.COM - Seekor paus Sperma yang tengah hamil ditemukan dalam keadaan tewas dan terdampar di Pantai Sardinia, Italia.

Kejadian tersebut Dilansir Tribun Travel dari akun Twitter resmi @GreenpeaceID yang diunggah sejak, Sabtu (6/4/2019).

Berdasarkan cuitan dari akun @GreenpeaceID, Selain janin yang tengah ada di dalam perut paus, ada juga sampah plastik yang bersarang di dalam perutnya.

Tak tanggung-tangguh jumlah sampah plastik yang ada di perut paus ini seberat 22 kg.

Sementara itu, janin paus tersebut ditemukan dalam perut sang induk dan berada di antara tumpukan sampah plastik.

"Paus jenis sperma ini ditemukan tewas terdampar di pantai Sardinia, Italia. Ternyata dalam perutnya ditemukan 22kg plastik. Sedihnya lagi, ditemukan janin di antara tumpukan plastik itu yang artinya paus ini sedang mengandung," isi tweet @GreenpeaceID.

Celotehan Gempita Bikin Gisella dan Wijin yang Ada di Depannya Terdiam, Sesekali Ngomong Tentang Ini

5 Pria yang Pernah Jadi Suami Cinta Penelope yang Terdeteksi Mengidap Kanker, Begini Kondisinya

Paus jenis sperma ini ditemukan tewas terdampar di pantai Sardinia, Italia.
Paus jenis sperma ini ditemukan tewas terdampar di pantai Sardinia, Italia. (Twitter/ @GreenpeaceID)

Pada unggahan tweet berikutnya, @GreenpeaceID juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli lagi kepada lingkungan, khususnya terkait sampah plastik.

Greenpeace Indonesia mengajak masyarakat Indonesia untuk mengurangi pencemaran sampah plastik di laut.

"Sampai kapan kita akan mencemari rumah paus-paus malang ini dengan sampah plastik?" tulis Greenpeace Indonesia.

Greenpeace Indonesia juga mengajak masyarakat untuk menyetujui sebuah petisi terkait dengan masalah pencemaran sampah.

"Stop pencemaran plastik dari sumbernya yuk? Caranya, kunjungi //act.gp/basmimonsterplastik … !," tambah Greenpeace Indonesia.

Dikutip oleh Tribun Travel dari Euronews, anggota parleman Italia telah mendukung larangan penggunaan 10 jenis sampah plastik sekali pakai.

Sampah plastik tersebut di antaranya piring plastik, tongkat balon, dan wadah makanan serta minuman yang terbuat dari plastik.

Menurut UNESCO, sampah platik di laut tidak hanya menyebabkan kematian pada paus, namun juga memungkinkan membunuh beberapa hewan lain.

Lebih dari satu juta burung laut tewas karena banyaknya limbah plastik yang termakan, serta lebih dari 100.000 mamalia laut juga tewas karena hal yang sama.

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Tak Hanya Tewas dengan 22 Kg Sampah Plastik di Perutnya, Paus Sperma Ini Juga Tengah Hamil, https://travel.tribunnews.com/2019/04/07/tak-hanya-tewas-dengan-22-kg-sampah-plastik-di-perutnya-paus-sperma-ini-juga-tengah-hamil

Editor: ediyusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved