Mantan Komisioner KPU Heran: Yang Human Error Kok 02 Saja? Kesalahan Entry Data di Situng KPU

Penghitungan Suara atau Situng yang disediakan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) bertujuan agar masyarakat bisa memantau perolehan

Mantan Komisioner KPU Heran: Yang Human Error Kok 02 Saja? Kesalahan Entry Data di Situng KPU
Repro TV One
Mantan Komisioner KPU Chusnul Mariyah memberikan pendapat soal kesalahan data entry di Situng KPU. Mantan Komisioner KPU Heran: Yang Human Error Kok 02 Saja? Kesalahan Entry Data di Situng KPU 

Mantan Komisioner KPU Heran: Yang Human Error Kok 02 Saja? Kesalahan Entry Data di Situng KPU

BANGKAPOS.COM - Penghitungan Suara atau Situng yang disediakan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) bertujuan agar masyarakat bisa memantau perolehan suara para peserta Pemilu 2019.

Layanan Situng yang tersedia di website KPU bisa diakses warga untuk mengetahui perkembangan terbaru perolehan suara, seperti perolehan suara Jokowi - Maruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

 Perlu diketahui dalam Situng KPU, warga bisa melihat angka jumlah suara yang telah diinput petugas atau yang disebut dengan data entry, serta scan formulir C1 di tiap TPS.

Warga juga bisa secara detail melihat hasil perolehan suara di setiap TPS serta scan formulir C1.

Namun, belakangan ini beredar banyak video adanya perbedaan pada angka atau data entry perolehan suara di Situng KPU dengan di formulir C1.

Kesalahan data entry tersebut dibahas dalam acara dialog TVOne yang diunggah di channel Youtube TVOne pada 19 April 2019.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan Situng digunakan hanya menayangkan hasil penghitungan suara dari setiap TPS dari seluruh Indonesia.

S
Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi (repro TV One)

"Selain menampilkan formulir C1 yang di-scan, ada team yang meng-entry secara manual, jadi ada 2 pekerjaan yang berbeda. Sehingga ada kemungkinan dimana staff kita di tingkat kabupaten kota ada kesalahan memindahakan angka dari C1 ke dalam komputer. Sejauh ini dari angka yang masuk ke situng KPU, kami menemukan 9 TPS yang ada kesalahan entry," ucapnya.

Sementara, yang digunakan untuk penghitungan resmi yang penghitungan secara manual menggunakan formulir C1 asli yang sudah dipegang oleh para penyelenggara pemilu, baik dari pihak KPU, Bawaslu hingga saksi peserta pemilu.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved