Berita Sungailiat

Teliti Kelangkaan Gas Elpiji STIK Lakukan Penelitian di Pemkab Bangka, Ini Pesan Bupati dan Kapolres

Sebanyak 12 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) angkatan ke 76 melaksanakan kegiatan pengabdian dan penelitian ke masyarakat

Teliti Kelangkaan Gas Elpiji STIK Lakukan Penelitian di Pemkab Bangka, Ini Pesan Bupati dan Kapolres
Bangkapos.com/Riki Pratama
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian angkatan ke 76 melaksanakan kegiatan pengabdian dan penelitian ke masyarakat untuk mengatasi permasalan sosial, terutama kelangkaan LPG di Kabupaten Bangka, pada Senin (22/4/2019 

BANGKAPOS.COM-- Sebanyak 12 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)  angkatan ke 76 melaksanakan kegiatan pengabdian dan penelitian ke masyarakat untuk mengatasi permasalahan sosial, terutama kelangkaan gas elpiji di Kabupaten Bangka, pada Senin (22/4/2019).

Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk pengabdian masyarakat, dilakukan oleh Mahasiswa STIK yang sebentar lagi akan melaksanakan ujian skripsi. Kegiatan ini menjadi praktek serta upaya dari pemecahan masalah sosial di Kabupaten Bangka.

Kapolres Bangka AKBP Budi Ariyanto, mengharapkan mahasiswa STIK bisa mencari data bekerja secara maksimal untuk mencarikan solusi terkait kasus kelangkaan gas  elpiji.

"Kita berharap selain mencari data tentang kelangkaan LPG, usaha kerja dahulu. Mudah-mudahan selama adik disini, bisa menyajikan untuk pemda. Jangan sampai, datang ke sini dengan hasil kurang memuaskan, bekerja semaksimal mungkin, apa menjadi potensi, sumbangsihkan ke Pemda Bangka," pesan kapolres pada  kegiatan tersebut, pada Senin (22/4/2019).

Menurut Bupati Bangka, Mulkan di Kabupaten Bangka, bukan hanya itu permasalahan yang ada, namun ada hal lainnya seperti, kelangkaan BBM subsidi, masalah Kemiskinan dan lapangan pekerjaan yang bisa diteliti, untuk angkatan berikutnya.

"Memang betul LPG sangat langka, bagi kami, mungkin karena barang bersubsidi, banyak permasalahan bagi kami. Ada beberapa menjadi kendala kelangkaan dari LPG ini,terutama LPG 3 Kg, semoga adek adek kita ini, bisa menjadikan referensi terhadap LPG ini, karena kami daerah kepulauan yang terspisah, susah dilalui trsanportasi darat, hanya ada laut dan udara," ungkapnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama).

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved