Kriminalitas

Enam Bulan Datang ke Babel, Boy Chandra Ngaku Menjambret untuk Mencukupi Biaya Hidup

Karena tingginya biaya hidup di Pangkalpinang dirinya menyambut ajakan rekannya untuk penjambret.

Enam Bulan Datang ke Babel, Boy Chandra Ngaku Menjambret untuk Mencukupi Biaya Hidup
Bangka Pos/Deddy Marjaya
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi saat press release ungkap kasus jambret dengan tersangka Boy Chandra Selas (23/4/2019) 

BANGKAPOS.COM -- Boy Chandra (20) tersangka jambret yang ditembak anggota Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka ditemui mengakui melakukan penjambretan berawal diajak rekannya.

Ditemui Selasa (23/4/2019) Boy menceritakan dirinya masuk ke Bangka Belitung enam bulan lalu karena bekerja pada salah satu perusahaan sebagai tukang las. Namun karena tingginya biaya hidup di Pangkalpinang dirinya menyambut ajakan rekannya untuk penjambret.

"Kawan itu sudah lebih dulu ditangkap dan dipenjara lalu saya beraksi sendiri pakai motor kakak pacar saya," kata Boy yang masih meringis kesakitan akibat bekas tembakan dikaki kirinya

Menurut Boy selama beraksi seorang diri dirinya telah melakukan aksi sebanyak lima kali di wilayah Pangkalpinang dan Pangkalan Baru. Dari aksinya tersebut ia meraup uang dan barang berharga. Uang hasil menjambret ia gunakan untuk kehidupan sehari hari. Barang berharga yang didapat ia jual secara online.

"Hasilnya bukan untuk hura hura bang dak pernah cuma untuk nambah idup sehari hari," kata Boy

Seperti diketahui ungkap kasus bermula saat Tim gabungan dari Opsnal 1 dan Opsnal 2 Jatanras Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan penyelidikan terhadap pelaku penjambretan yang memiliki modus sama di Pangkalan Baru.

Awalnya polisi behasil mengamankan 3 warga yang menguasai hasil kejahatan dari kasus penjambretan tersebut. Berdasarkan keteranganwarga ini diketahui barang barang tersebut mereks beli secara online di sala satu Forum jual beli. 

Penjualnya sama yakni Boy Candra yang kemudian berhasil dipancing dan diamankan dikawasan Pasir Putih Pangkalpinang Senin (22/4/2019) petang. Hasil intograsi terhadap tersangka mengakui aksi yang dilakukan seorang diri dengan meminjam motor milik sepupu pacarnya yang kemudian berhasil juga diamakan.

Namun saat akan dilakukan pengembangan mencari barang bukti lainnya tersangka berusaha melarikan diri dan tidak mengindahkan tembakan peringatan sehingga diambil tindakan tegas dengan menembak betis kaki kiri tersangka. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 unit motor dan barang milik korban kejahatan tersangka berupa 2 tas dan 5 unit HP

(Bangka Pos/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved