Kriminalitas

Perbuatan Dosa Bu Dosen Calon Doktor yang Nekat Racuni Anggota DPRD Berkali-kali Terbongkar

Korban diracun sebanyak tiga kali di tempat yang berbeda. Racun itu dimasukkan dalam kapsul obat diare

Perbuatan Dosa Bu Dosen Calon Doktor yang Nekat Racuni Anggota DPRD Berkali-kali Terbongkar
(c) Fer Gregory
Ilustrasi mayat di kamar mayat. 

BANGKAPOS.COM, SRAGEN - Rekonstruksi kasus pembunuhan anggota DPRD Sragen, Sugimin berhasil mengungkap fakta-fakta baru. Sejumlah kebohongan pelaku yang merupakan seorang dosen perempuan ini pun satu per satu terbongkar.

Salah satunya saat N menyebut bahwa jenazah korban ditemukan di pinggir jalan. Nyatanya hal itu merupakan rekayasa. Korban sebenarnya meninggal di rumah kerabatnya di Wonogiri.

Korban meninggal setelah diracun oleh N menggunakan racun tikus.

Tercatat, dosen yang sedang mengambil program doktoral ini tiga kali meracuni Sugimin.

"Korban diracun sebanyak tiga kali di tempat yang berbeda. Racun itu dimasukkan dalam kapsul obat diare," kata Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti saat gelar perkara, Rabu (24/4/2019).

Uri menjelaskan niat tersangka untuk membunuh itu muncul ketika tahu korban sedang sakit diare.

Racun kali pertama diberikan pada Kamis (11/4/2019).

Saat itu korban mendatangi rumah N.

Cium Cewek 17 Tahun Lebih Tua, Momen Romantis Ajun Perwira Jadi Sorotan Saat Gelar Pernikahan

Prabowo Subianto Akhirnya Angkat Bicara Soal Tudingan Tolak Utusan Jokowi, Begini Fakta Sebenarnya

"Pertama kali diberi, racun langsung bereaksi. Korban kesakitan. Tersangka pun tak tega, lalu membawa korban ke RS Marga Husada (Wonogiri)," ujarnya.

Korban dirawat selama dua hari, lalu diperbolehkan dokter untuk rawat jalan

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved