Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Wacanakan Pasar Dikelola Perusahaan Daerah

Pemerintah Kota Pangkalpinang mewacanakan pasar yang ada di wilayahnya diambil alih oleh perusahaan daerah (PD).

Pemkot Pangkalpinang Wacanakan Pasar Dikelola Perusahaan Daerah
Ist
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Pangkalpinang Akmad Subekti 

BANGKAPOS.COM-- Pemerintah Kota Pangkalpinang mewacanakan pasar yang ada di wilayahnya diambil alih oleh perusahaan daerah (PD).

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Pangkalpinang Akmad Subekti menilai wacana ini cukup baik karena seandainya pasar dikelola perusaan daerah maka pengontrolan akan lebih mudah.

Dia mencontohkan seperti pasar-pasar di Jakarta yang rata-rata sudah di kelola perusahaan daerah, pengawasannyapun lebih baik.

 Jika kita lihat diluar Bangka Belitung, pasar yang sudah dikelola perusahaan daerah, Jakarta-lah kita ambil contoh, hasilnya luar biasa, pengawasannyapun lebih baik," ungkap Akmad Subekti kepada bangkapos.com.

Dia mengaku tahun lalu sudah berkoordinasi dengan DPRD Pangkalpinang untuk membicarakan hal tersebut.

Sementara Kepala UPT pasar Pangkalpinang, Fauzi menyampaikan, wacana pengelolaan pasar akan dikelola PD kemungkinan masih memakan waktu lama.

Hal ini harus dikoordinasikan kepada semua pihak, kemudian harus ada aturan yang jelas agar tidak terjadi permasalahan.

"Sifatnya pasar jadi PD ini kemungkinan masih lama, ada aturannya dan persetujuan semua pihak," kata Fauzi
Fauzi menilai, pasar di Pangkalpinang akan sulit menjadi PD, kendalanya ada di Pasar Pembangunan (induk), karena wilayahnya yang luas dan terpisah-pisah.

Seharusnya menurut Fauzi, pasar yang dijadikan PD itu berada di satu tempat, misalnya seperti Pasar Pagi, Rumput, Parit Lalang dan sebagainya.  "Kalau semua pasar jadi PD, maka harus jadi PD semuanya," kata Fauzi.

Disisi lain ungkap Fauzi, pemerintah harus benar-benar memperhatikan para pedagang, jika pasar sudah menjadi PD, besar kemungkinan sewa lapak bisa dua kali lipat.

Selain itu pemerintah juga mengeluarkan biaya untuk pembangunan, pemeliharaan dan sebagainya. (*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved