Kawanan Perampok Mengaku Polisi, Sekap Korban dan Minta Tebusan Rp 10 Juta

Polsek Tulangbawang Tengah bersama Tekab 308 Polres Tulangbawang menangkap dua dari enam pelaku curas mobil

Kawanan Perampok Mengaku Polisi, Sekap Korban dan Minta Tebusan Rp 10 Juta
ISTIMEWA/DOK. POLSEK TULANGBAWANG TENGAH
barang bukti perampokan mobil 

BANGKAPOS.COM - Polsek Tulangbawang Tengah bersama Tekab 308 Polres Tulangbawang menangkap dua dari enam pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) mobil yang terjadi di Jalan Lintas, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Kedua tersangka yakni Suhaimi (37) warga Kampung Bandar Agung, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara; dan Perisal (36) warga Kampung Tata Karya, Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara.

Kapolsek Tulangbawang Tengah (TBT) Kompol Zulfikar, mengatakan, dua pelaku ditangkap di rumah masing-masing, Rabu (15/5/2019), sekitar pukul 05.30 wib.

Penangkapan pelaku merujuk laporan dari Muhammad Thaiyeb (58), warga Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah.

Laporan tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 91 / V / 2019 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Tuba Tengah, tanggal 14 Mei 2019 tentang tindak pidana curas.

"Korban mengalami kerugian Mobil Suzuki Carry ST-150 Pick Up, warna hitam, BE 8615 KV, yang ditaksir seharga Rp 100 Juta. Mobil tersebut dicuri oleh dua tersangka bersama empat rekannya," terang Zulfikar, Rabu siang.

Aksi kejahatan yang dilakukan Suhaimi dan Perisal bersama empat rekannya yang masuk daftar pencarian orang (DPO) terjadi pada Selasa (14/5/2019) sekitar pukul 10.00 wib.

Ketika itu, saksi Maprizal (44) bersama saksi Iskandar (47) sedang dalam perjalanan mengantarkan minyak makan dengan menggunakan mobil carry pick up warna hitam, BE 8615 KV dengan tujuan ke Pasar Panaragan Jaya.

Tiba-tiba datang sebuah mobil minibus dan langsung memepet mobil yang dikendarai oleh saksi, sehingga mobil saksi berhenti.

Setelah berhenti, salah satu pelaku langsung turun dari mobil minibus tersebut dan mengaku anggota polisi.

Pelaku langsung masuk ke dalam mobil korban dan langsung menyandera Maprizal dan Iskandar dan meminta uang tebusan kepada keluarganya.

"Setelah uang tebusan tersebut diterima oleh para pelaku sebesar Rp 10 Juta, para pelaku lalu meninggalkan kedua korban di Simpang PU perbatasan antara Tulangvawang Tengah dengan Tumijajar, kemudian pelaku membawa kabur mobil carry pick up tersebut,” beber Zulfikar.

Halaman
12
Editor: Herru W
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved