Terungkap Guru Vera Oktaria Korban Mutilasi Sempat Beri Peringatan Agar Menjauhi Prada DP

Terungkap Guru Vera Oktaria Korban Mutilasi Sempat Beri Peringatan Agar Menjauhi Prada DP

Editor: M Zulkodri
Instagram
Warga Temukan Prada DP Terduga Pelaku Mutilasi Vera Oktaria Menyamar Jadi Kuli Bangunan 

BANGKAPOS.COM -Suhartini (50) masih terus menanti kabar ditangkapnya pelaku pembunuh sekaligus yang telah memutilasi Vera Oktaria, anak kandungnya.

Sebelumnya diketahui, Vera ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi dimutilasi di kamar Penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Muba, Jumat 10 Mei 2019 lalu.

Saat ditemui Tribunsumsel.com hari ini di rumahnya di Lorong Indah Karya Plaju kota Palembang, Suhartini mengungkapkan sebenarnya dia sudah pernah diperingatkan oleh pihak guru tempat Prada DP dan Vera bersekolah dulu.

Kebetulan sepasang kekasih itu sama-sama mengenyam bangku pendidikan di salah satu sekolah swasta di kota Palembang.

"Guru-guru di sekolahnya tahu bagaimana bengisnya anak itu (Prada DP). Itu kenapa saya dulu sudah pernah diperingatkan sama wali kelasnya Vera," ujar Suhartini pada Tribunsumsel.com, Sabtu (18/5/2019).

Lanjutnya, guru tersebut pernah bercerita bahwa Prada DP pernah melakukan tindakan kekerasan pada salah seorang teman sekolah.

Dugaan penyebabnya karena rasa cemburu karena siswa tersebut berani mendekati Vera.

"Kalau tidak salah sih karena cemburu atau apa, saya juga kurang paham juga.

Korban Vera Oktaria
Korban Vera Oktaria (IST/FACEBOOK)

Tapi waktu saya ambil rapot Vera saat kenaikan kelas, gurunya bilang kenapa Vera diizinkan pacaran sama anak itu (Prada DP).

Saya jawab, tidak Bu, mereka tidak pernah kami izinkan pacaran," ujarnya.

Suhartini mengaku, dirinya sudah memperingatkan Vera untuk tidak menjalin hubungan dengan Prada DP.

"Namanya anak muda, jadi agak susah kalau dikasih tahu. Tapi belakangan ini, Vera sudah tidak mau.

Dia bilang kalau takut sama mantannya itu. Sudah tidak mau lagi karena anak itu sering kasar," ujarnya.

Suhartini mengungkapkan, salah satu yang menjadi doanya yang terus dipanjatkan pada sang pencipta adalah agar pembunuh anaknya segera tertangkap.

Suhartini (50) ibu kandung almarhumah Vera Oktaria saat ditemui di rumah duka yang berada di jalan tangga Takat Lorong Indah Karya Plaju kota Palembang, Sabtu (11/5/2019)
Suhartini (50) ibu kandung almarhumah Vera Oktaria saat ditemui di rumah duka yang berada di jalan tangga Takat Lorong Indah Karya Plaju kota Palembang, Sabtu (11/5/2019) (tribun sumsel)

"Nyawa harus dibayar nyawa, anak saya meninggal, pembunuhnya juga harus merasakan hal yang sama,"ungkapnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved