Mike Tyson Blak-blakan, Punya Kebun Ganja 420 Hektar & Kini Bakal Dapat Dana dari Konglomerat Yunani

Konglomerat Yunani Bakal Danai Bisnis Ganja Mike Tyson, Kini Punya Kebun Ganja 420 Hektar

Sovereign Man
Mike Tyson 

Mike Tyson Blak-blakan, Punya Kebun Ganja 420 Hektar & Kini Bakal Dapat Dana dari Konglomerat Yunani

BANGKAPOS.COM -- Tak ada yang menyangka, jika bisnis ladang ganja yang tengah dikembangkan oleh Mike Tyson menarik minat seorang  konglomerat asal Yunani.

Bernama Alki David, sang konglomerat itu dikabarkan bakal bergabung bersama Mike Tyson untuk mengembangkan bisnis ganja.

Nama Alki David sebenarnya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat.

Pasalnya, Alki David merupakan seorang konglomerat terkenal di dunia sekaligus pewaris perusahaan minuman ringan Coca Cola Yunani.

Namun, David sendiri bukan bagian dari keturunan keluarga pendiri brand minuman tersebut.

Nama Nunung Ternyata Pernah Disebut, Ketua GPAN Kini Bocorkan Nama Artis Lain, Ada Inisial M dan D

David merupakan pemilik usaha anak perusahaan minuman bersoda tersebut.

Belakangan nama David kembali mencuri perhatian publik karena keinginannya bekerja sama dengan mantan petinju Amerika, Mike Tyson.

David dikabarkan ingin menggabungkan ladang ganja milik Mike Tyson, Tyson Ranch, dengan bisnis serupa miliknya, yakni Swissx Ranch.

David mengatakan ia dan Tyson akan menjadikan Kepulauan Karibia sebagai pusat bisnisnya.

Hal ini dilakukan David agar ia dan Tyson bisa menguasai pasar di bisnis perdagangan ganja.

Identitas Pemalak yang Ditembak Mati Sopir Truk Terungkap, Ternyata Pedagang Juga Sering Dipalak

Selain itu, David mengajak Tyson bekerja sama sebagai solusi untuk meminimalisir persaingan di bisnis tersebut.

"Mike Tyson dan Alki David, sebuah kolaborasi yang sangat indah. Apa yang Anda saksikan adalah energi yang unik, sebuah ikatan yang akan mengubah dunia. Seorang konglomerat dan raja KO," kata David dikutip BolaStylo.com dari Daily Mail, Minggu (21/7/2019).

"Mike dan saya akan datang untuk membuat Karibia sebagai pusat ganja. Inisiatif ini harus dimulai untuk mendominasi industri yang berkembang sangat cepat ini di dunia," ujarnya.

David menjelaskan bahwa kerja sama ini akan mendatangkan keuntungan besar jika benar-benar terwujud.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved