Penyu di Pulau Pesemut tidak Terpantau

Laporan wartawan Bangkapos Rusmiadi
BANGKAPOS.COM

, BELITUNG -- Aktivitas penakaran penyu di Pulau Pesemut, yang masuk wilayah perairan terluar dari Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Bangka Belitung, tidak terpantau oleh pihak terkait. Meskipun diketahui adanya kegiatan tersebut, sejak tahun 1997 yang dilakukan oleh sebuah yayasan.

Hal ini terungkap saat tim gabungan dari Satuan Kerja (satker) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tanjungpandan, bersama Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Beltim, Satpolair Polres Beltim, Pos TNI AL Manggar, melakukan operasi pengawasan kelautan dan perikanan di wilayah perairan Beltim saat bertemu dengan Arkan, seorang nelayan yang juga penjaga Pulau Pesemut, saat berlangsungnya kegiatan patroli di perairan Pulau Memperang, Selasa (22/11/2011).

"Memang diketahui ada kegiatan penakaran penyu di Pulau Pesemut ini, oleh sebuah yayasan. Namun sampai saat ini, kita belum pernah menerima laporan, atau meminta izin dengan kami dari DKP untuk melaksanakan kegiatan ini," ungkap Kepala Bidang Kelautan DKP Kabupaten Beltim Makmuri, kepada bangkapos.com, yang ikut serta dalam kegiatan operasi.

Makmuri menjelaskan pihaknya menyambut baik, terhadap adanya kegiatan penakaran penyu tersebut, bila tujuannya untuk pelestarian.

Hanya saja, sampai saat ini DKP belum menerima data dari pihak yayasan tersebut, dalam hal, jumlah penyu yang berhasil dalam penakaran. Termasuk jumlah penyu yang naik ke daratan Pulau Pesemut, serta jumlah telur dalam setiap musim penyu bertelur.