Kanal

Hutan Lindung untuk Akses Jalan Pertambangan

Peta Pulau Bangka -

SIMPANG RIMBA, BANGKA POS - Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bangka Selatan memastikan belum ada izin pinjam pakai hutan lindung (HL) yang dimanfaatkan untuk kawasan pertambangan.

Informasi yang diperoleh harian ini, kawasan hutan lindung di Bukit Guntur Desa Sebagin Kecamatan Simpang Rimba, digunakan sebagai sarana jalan dan dermaga sebuah perusahaan pertambangan tanah uruk CV CPG.

Pengamatan harian ini, jalan bertanah merah dan rata hampir sekitar setengah Kilometer dan lebar sekitar delapan meter di wilayah pertambangan itu.

Wilayah kerja yang terletak di ujung Desa Sebagin ini terlihat luas setelah diratakan dengan tanah yang merupakan kawasan hutan lindung.

Bahkan, terdapat tiga dermaga yang menjorok ke laut digunakan sebagai sarana pengangkut dari area pertambangan tanah uruk tersebut.

Terlihat beberapa alat berat terparkir di dekat dermaga.

Jarak dermaga ke lokasi tambang tanah uruk sekitar 200 meter lebih. Bekas galian alat berat masih terlihat serta ada pos penjagaan saat memasuki wilayah tambang itu.

"Tergantung cuaca, terkadang satu minggu bisa dua hingga tiga kali jika cuaca baik, jika buruk satu kali seminggu pengirimannya. Saat ini tidak beroperasi katanya air laut sedang surut," kata seorang pria yang sedang memancing di tempat tersebut, Selasa (29/12).

Dia menjelaskan, biasanya tanah uruk dikumpulkan dulu di dekat dermaga tongkang bersandar.

"Saat sudah kira-kira cukup satu tongkang baru akan diangkut, tidak tahu dibawa kemana, informasinya dibawa ke seberang," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Dody
Sumber: bangkapos

Haringga Sirla Tewas Dikeroyok, Bermula dari KTP Korban Dirazia Sejumlah Suporter Persib Bandung

Berita Populer