Kanal

Pantai Tikus Masuk Hutan Lindung

Ilustrasi: Perairan Pantai Tikus - BANGKAPOS.COM/DEDDY MARJAYA

SUNGAILIAT, BANGKA POS - Status kawasan Pantai Tikus Sungailiat telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kehutanan (SK) Nomor 798 Tahun 2012.

Dalam SK 798 itu dinyatakan, Pantai Tikus merupakan bagian dari hutan lindung (HL) Bukit Rebo Sungailiat Bangka.

Hal ini ditegaskan Kepala Dishutbun Bangka Suhodo diwakili Kabid Kehutanan Hendar Sudrajat ditemui di kantornya, Selasa (5/1).

"Berdasarkan peta 798, dari mulai sekitar Puri Tri Agung sampai ke perbatasan Aikmipah Rebo itu di peta 798, masih berstatus hutan lindung," kata Hendar.

Hendar tak mengetahui persis luas HL di sekitar Pantai Tikus. Namun secara keseluruhan, jika digabungkan dengan HL Bukit Rebo kata Hendar, jumlahnya 1.299 hektare.

"Pantai Tikus itu bagian dari kawasan Hutan Lindung Bukit Rebo. Jadi kawasan Hutan Lindung Rebo sendiri luasnya ada 1.299 hektare. Itu kawasan hutan lindung Bukit Rebo namanya, termasuk di dalamnya kawasan sekitar Pantai Tikus tadi," tegas Hendar menyebut keputusan status hutan ini ditetapkan dalam Peta SK 798 Tahun 2012, Menhut RI.

Sebenarnya, kata Hendar, ada mekanisme penggunaan pemanfaatan kawasan hutan.

Bagi warga atau pihak yang melakukan kegiatan yang bersentuhan dengan status kawasan hutan, maka harus ajukan izin pakai lebih dulu.

"Seperti Puri Tri Agung (di Kawasan HL Pantai Tikus), itu kalau untuk nonkomersil dibawah lima hektare itu izin gubernur. Kalau diatas lima hektare atau dibawah lima hektare tapi komersil itu pinjam pakainya ke menteri (Menhut RI). Puri Tri Agung izin pinjam pakai ke gubernur, karena itu nonkomersil dibawah lima hektare," jelas Hendar.

Lalu bagaimana jika masyarakat juga ingin menggarap hutan lindung Pantai Tikus, sama seperti Yayasan Puri Tri Agung?

Halaman
12
Editor: Dody
Sumber: bangkapos

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer