Kanal

Paman Hamili Keponakan, Bayinya Dibuang di Mobil Pikap

Luh Putu Ayu Maharani bersama sejumlah polisi saat melakukan adegan rekonstruksi di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng, Kamis (9/6/2016). - Tribun Bali/Lugas Wicaksono

BANGKAPOS.COM, SINGARAJA - Polisi memeriksa Putu Mindra (32), paman yang menghamili keponakannya, Luh Putu Ayu Maharani (23), Jumat (10/6/2016) di Polsek Sawan, Buleleng, Bali.

Pria asal Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali ini mengaku menyetubuhi Ayu sebanyak 10 kali mulai 28 Agustus sampai 6 September 2015.

Kapolsek Sawan, AKP Made Mustiada mengatakan, Mindra yang merupakan adik dari ibu Luh Putu Ayu Maharani ini membujuk keponakannya dan berjanji akan menikahinya.

Keberadaan Ayu di rumah Mindra ini ketika sedang ada upacara.

Sekitar akhir September lalu, Ayu menyadari dirinya hamil dua pekan. Ia mengabarkan kepada Mindra.

Lantas ia disarankan menggugurkan kandungannya.

"Semakin lama usia kandungan semakin besar dan melahirkan. Tetapi justru pamannya tidak mau mengakui bayi itu hasil hubungannya," katanya.

Kini usai diperiksa sebagai saksi, Mindra tidak ditahan dan statusnya masih belum dijadikan tersangka.

"Untuk sementara Ketut Mindra kami minta wajib lapor untuk penyidikan lebih lanjut," katanya.

Sebelumnya polisi berhasil menangkap pelaku pembuang bayi di depan Pasar Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng, Jumat (3/6/2016).

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bali

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer