Kanal

Ini Alasan Warga Simpang Teritip Menolak HTI di Bangka Barat

Warga Simpang Teritip datangi DPRD Bangka Barat menolak rencana program Hutan Tanaman Industri - Bangka Pos / Anthoni

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ada lima alasan warga Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat menolak program HTI.

Pertama; masyarakat simpang teritip tidak mengetahui adanya rekomendasi Bupati Babar nomor : 522/671/2.02.01/20009 tanggal 16 september 2009 tentang IUPHHK HTI atas nama PT Bangun Rimba Sejahtera (BRS) karena tanpa adanya sosialisasi dari pihak terkait.

Kedua; masyarakat kecamatan simpang teritip merasa resah, jika kawasan hutan tersebut akan di kuasai oleh perusahaan pengembang HTI,

Ketiga; hutan produksi atau HP yang saat ini sudah beralih fungsi menjadi HTI sesuai dengan surat keputusan Mentri Kehutanan nomor : SK.336/menhut-II/2013 tanggal 16 Mei 2013 tentang SK Iup HHK-HTI yang menunjuk PT BRS sebagai pemegang izin sudah banyak di manfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber penghidupan dan penujang perekonomian.

Keempat; lahan dan hutan di Kecamatan Simpang Teritip, sudah sangat berkurang, karena sudah di manfaatkan oleh masyarakat dan dikelola oleh beberpa perusahaan.

Kelima; masyarakat Kecamatan Simpang Teritip, menginginkan hutan kawansan tersebut di kembalikan ke masyarakat untuk dimanfaatkan dan dilestarikan serta menjaga adat budaya dan tatanan sosial di masyarakat.

Selengkapnya baca di Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News

Update berita terkait; KLIK: www.bangka.tribunnews.com

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com

Pimpin Selawatan di Panggung, Wanita Ini Mendadak Pingsan lalu Meninggal Dunia

Berita Populer