Kanal

Akong Ngaku Salah Habisi Nyawa Pamannya dan Janji Tak Membunuh Lagi

Tersangka Ngit Kong alias Akong (44) memperagakan cara dia menghabisi nyawa korban, Lie Kui Nen alias Anen (Peran Korban Digantikan Polisi) dalam rekonstruksi, Kamis (12/5/2016). - Bangka Pos / Fery Laskari

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- M Berli alias Akong (44), menyesal. Dia berjanji tak akan membunuh lagi. Terdakwa pembunuh paman ini juga minta hakim memberikan keringanan hukuman padanya.

Pernyataan ini diutrarakan langsung oleh Terdakwa M Berli alias Akong saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Selasa (30/8/2016) petang.

"Saya menyesal pak hakim. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi (tidak akan membunuh lagi -red)," kata Terdakwa M Berli alias Akong kepada hakim saat sidang kasus pembunuhan, Selasa (30/8) petang di PN Sungailiat.

Akong mengaku bersalah karena telah menghabisi nyawa pamannya sendiri, beberapa waktu lalu. Perbuatan itu dia lakukan karena khilap dan terpancing emosi.

"Saya mengaku bersalah pak hakim. Saya mohon hukuman saya diringankan," pintanya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka, Supardi diwakili Jaksa Penunut Umum (JPU) Beny Kristanto, Selasa (30/8/2016), ditemui Bangka Pos Group di PN Sungailiat menyatakan, sebelumnya telah menjerat terdakwa dengan tuntutan pidana penjara sembilan tahun.

Terdakwa Akong dinyakini terbukti melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

"Hari ini pembelaan dari terdakwa," kata JPU Beny.

Sementara itu Ketua PN Sungailiat Haryadi diwakili Humas I, M Solihin, Selasa (30/8/2016) menyebutkan, sidang ditunda hingga dua pekan mendatang. Agenda sidang nanti dilanjutkan pembacaan amar putusan (vonis) oleh majelis hakim.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com

Pimpin Selawatan di Panggung, Wanita Ini Mendadak Pingsan lalu Meninggal Dunia

Berita Populer