Kanal

Pemilik SPDN Teluk Dalam Bantah Mengurangi Takaran Solar

Penyidik Subdit IV Ditkrimsus Polda Babel, AKP Erlichson (kiri), Rabu (7/12/2016) menunjukan barang bukti yang diamankan. - bangkapos.com/Disa Aryandi

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Pemilik Stasiun Pengisian Disel Nelayan (SPDN) Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Iwan mengatakan tidak pernah melakukan penjualan melebihi standar maupun mengurangi takaran.

"Kami sebagai pemilik tidak pernah melakukan seperti itu. Kami tetap menjual sesuai takaran," kata Iwan kepada Posbelitung.com, Rabu (7/12/2016).

Menurut dia, untuk satu liter BBM berjenis solar tersebut dijual dengan harga Rp 5.150,- perliter.

"Kami hanya menjual literan, dan bukan menjual derigen. Satu atau dua liter saja itu kami layani," ucapnya.

Sebelumnya, 1.200 liter solar itu diamankan oleh Subdit IV Direktorat Polda Bangka Belitung (Babel)?. Alasan polisi mengamankan 1.200 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis solar, diduga karena ada dugaan pengurangan takaran.

Pengurangan takaran tersebut, ketika menyalurkan kepada nelayan yang menerima solar itu.

Kini puluhan solar itu, telah diamankan oleh polisi di Polres Belitung, usai dijemput dari SPDN yang ada di Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer