Dari Manusia Monyet hingga Pria Hidup Tanpa Makan, Ini Empat Misteri tak Terpecahkan Di India

BANGKAPOS.COM--India sangat dikenal dengan keberagaman budaya dan tradisi yang sangat disakralkan oleh warganya.

Negara ini juga punya banyak cerita mitos dan takhayul yang tak pernah terpecahkan.

Dirangkum TribunTravel.com dari laman wonderlist.com, seperti teka-teki yang menakutkan, inilah empat kejadian yang terus menjadi misteri di India.

1. Manusia monyet

Kisah monyet-manusia adalah yang paling populer dari misteri di India yang belum terpecahkan.

Lebih dari 10 tahun yang lalu, pada 2001 muncul laporan penampakan monyet seperti hewan di Delhi.

Beberapa orang mengklaim mereka melihat manusia monyet itu memiliki empat kaki dan memakai topi logam.

Pada 13 Mei 2001, 15 orang mengalami luka goresan hingga harus meninggalkan kota selama satu bulan karena waswas ada penampakan dan penyerangan.

Hewan (atau pria berpakaian seperti monyet) itu hingga saat ini tidak pernah diketahui wujudnya dan tidak pernah ditemukan.

2. Pesawat pertama

Benarkah Wright Bersaudara adalah penemu pesawat pertama?

Jawabannya (mungkin) tidak bagi orang India.

Di negara ini, Shivkar Bapuji Talpade dianggap sebagai orang pertama yang mengembangkan pesawat.

Shivkar Bapuji Talpade yang lahir di Maharashtra konon pernah terbang dengan membuat sebuah pesawat tanpa awak yang disebut MarutSakha pada 1895.

Sayangnya, ia tidak bisa melanjutkan pesawat rakitannya karena terbatasnya pemasar.

Dengan demikian, tidak ada pengakuan untuk prestasi nya pernah diberikan kepadanya.

3. Pria yang bisa bertahan hidup tanpa makan

Prahlad Jani atau yang dikenal sebagai Mataji adalah seorang sadhu India, yang merupakan penganut setia dewi Amba.

Orang ini menjamin bahwa ia bisa hidup tanpa rezeki atau bahkan air dan telah melakukannya sejak 1940.

Umurnya saat ini sudah lebih dari 70 tahun.

Dalam pengamatan terkoordinasi pada 2010, Jani diamati oleh tiga kamera pengawas selama 24 jam dalam 15 hari.

Dan benar saja, selama 15 hari itu Jani hanya hidup dengan oksigen, tanpa makan dan minum, tidak ada indikasi kelaparan atau kekeringan yang dialami tubuhnya.

Hasil pemeriksaan medis pun menyatakan, tubuhnya lebih sehat daripada laki-laki berusia 40 tahun yang hidup normal.

Bagaimana ia bisa bertahan dalam keadaan ini, ia tidak pernah bisa menjelaskan.

4. Kota kematian yang dikutuk

Kota tua berusia 500 tahun di daerah Kuldhara hanya dihuni oleh 1.500 penghuni.

Satu persatu warga mulai meninggalkan kota karena kota ini dipercaya telah terkena kutukan.

Ada yang mengatakan mereka melarikan diri dari kota tidak mampu bertahan di bawah anggapan masyarakat yang terus menakut-nakuti tentang bahaya yang akan melanda jika kota itu dihuni.( Rizky Tyas Febriani)