Kanal

Usai Penertiban Tambang Pasir, Alkar Dapat Telpon Oknum tak Dikenal

Petugas gabungan Satpol PP, Polisi Militer dan Polsek Badau mengamankan satu unit excavotor yang digunakan untuk kegiatan tambang pasir ilegal di lahan reklamasi PT Timah, Dusun Mempiu, Desa Cerucuk, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (10/2/2017). - IST

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Pasca mengamankan satu unit excavator yang digunakan untuk tambang pasir liar di Desa Cerucuk, Plt Satpol PP Kabupaten Belitung, Alkar sempat mendapat telepon dari oknum yang tidak dikenal.

Menurutnya oknum itu meminta kasus tersebut dihentikan dengan dalih aktivitas sudah berhenti. Namun dirinya menegaskan agar kasus tersebut tetap diproses sampai ke ranah hukum.

"Ada beberapa yang menghubungi kami, tapi saya minta ini tetap ditindaklanjuti sampai ke ranah hukum. Jadi jangan sampai kebiasaan, terus menerus sampai meresahkan warga dan kadesnya bersurat," ujar Alkar, Jumat (10/2/2017).

Dirinya juga menilai kegiatan tersebut tidak mengantongi ijin, mengingat lokasi yang ditambang adalah area reklamasi. Melihat kondisi di lapangan, Alkar menilai kegiatan penambangan itu sudah dilakukan beberapa minggu belakangan.

Ia mengaku tidak mengetahui pemilik tambang liar tersebut. Namun menurutnya pihak Polsek Badau sudah mengantongi nama si pemilik.

"Polsek Badau sudah tahu punya siapa dan info yang saya dengan Kapolres juga sudah memonitor itu," katanya.

Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Bangka Pos dan Babel News.

FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer