Kanal

Wartawan Hampir Dibunuh Preman Gara-gara Beritakan Gudang Semen Ilegal

Adi Palapa Harahap, wartawan i-News TV yang nyaris dibunuh kelompok preman bayaran pemilik gudang semen ilegal pada Kamis (13/3/2017) malam, hendak melapor ke Polrestabes Medan, Jumat (24/3/2017). - TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

BANGKAPOS.COM, MEDAN - Adi Palapa Harahap (40), jurnalis i-News TV Biro Medan nyaris dibunuh sekelompok preman pada Kamis (23/3/2017) malam.

Saat ditemui Tribun Medan, Adi yang masih tampak syok menyebut pelaku penyerangan berjumlah belasan orang.

Mereka adalah orang-orang suruhan pemilik gudang semen ilegal di Jalan H Anif.

"Saya sebelumnya memberitakan mengenai keberadaan gudang semen ilegal dan penjualan lahan garapan di seputaran Jalan H Anif. Kemudian, kemarin malam datang belasan preman sama polisi ke rumah," ungkap Adi di Polrestabes Medan, Jumat (24/3/2017).

Rencananya, Adi akan diculik dan dimasukkan ke dalam mobil oleh kelompok preman tersebut.

Namun, Adi meronta hingga dipukuli oleh para pelaku.

"Karena saya enggak mau dibawa, mereka mengamuk dan menganiaya saya. Baju dinas saya sampai robek akibat ditarik para pelaku," ungkap Adi.

Lantaran takut aksinya didengar warga yang tinggal di Jalan Pasar III, Mabar Hilir, kelompok penyerang lantas pergi.

Korban dibiarkan begitu saja dengan luka di sekujur tubuhnya.

"Mungkin kalau mereka (pelaku) berhasil menculik saya, sudah habis saya ini," kata Adi.

Rencananya, Adi akan melapor ke Polrestabes Medan.

Karena lokasi di Labuhan Deli, pihak Polrestabes Medan menyarankan korban membuat laporan ke Polda Sumut.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer