Kanal

Ahok-Djarot Habiskan Rp 27,6 M, Anies-Sandi Rp 17,9 M

Kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berpose bersama moderator debat Ira Koesno usai Debat Publik Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4/2017). Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan 19 April 2017 mendatang. - KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)‑Djarot Saiful Hidayat menyerahkan laporan keuangan hasil penggalangan dana "Patungan Rakyat" ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI, Minggu (16/4/2017).

Ketua Bendahara Tim Sukses Kampanye Pilkada DKI Jakarta Basuki Djarot, Charles Honoris, menjelaskan pada putaran dua, total dana yang telah berhasil dikumpulkan sebesar Rp 27.732.433.476.

Dari rincian final yang dilaporkan ke KPUD, sisa dana dari putaran pertama adalah Rp 4,8 miliar.

Pada putaran kedua, dana yang telah digunakan sebesar Rp 27.628.536.130 dari total dana yang telah diterima yakni senilai Rp 27.732.433.476.

Menurutnya, total dana yang terkumpul yakni Rp10.081.563.130 berasal dari 3.245 orang donatur.

Sementara Rp17.547.000.029 berasal dari 50 Badan Hukum Swasta.

Sedangkan selisih dana yang tidak bisa dipakai mencapai Rp 103.870.346 karena tidak dilengkapi dokumen berupa Formulir Pernyataan Penyumbang KPUD.

"Terdapat dana sebesar Rp103.8 Juta yang tidak dapat gunakan di putaran kedua karena tidak memenuhi syarat, seperti belum mengirimkan Surat Pernyataan Penyumbang KPUD yang ditandatangan basah atau nomor KTP dan NPWP yang tidak lengkap," kata Charles Honoris, di Media Center Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/4/2017).

Adapun pemakaian terbesar dana yang diperoleh telah digunakan untuk biaya operasional kegiatan kampanye.

Termasuk pembuatan alat peraga kampanye, penyebaran bahan kampanye, pertemuan terbatas.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bali

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer