Perbanyak Amalan Ini di Bulan Syakban, Jika Ingin Diamini Ribuan Malaikat

TAK terasa, beberapa pekan lagi, bulan Ramadhan akan tiba. Namun, sebelum memasuki bulan ramadhan, pastinya ada bulan Syakban.

Baca: Pria Ini Nikahi Putri Miliarder Super Cantik, Tapi Langsung Minta Cerai Setelah Istrinya Masak

Di bulan Syakban ini, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak mengkhatamkan serta menghadiri majelis khataman Al-Quran.  

Baca: Mulai Terkuak, Ditemukan Surat Michael Jackson, Ungkap Kejadian Sebelum Meninggal

Salamah bin Kahil berkata, "Dahulu bulan Syakban disebut pula dengan bulan membaca Al Qur’an."

"Amr bin Qois ketika memasuki bulan Syakban, beliau menutup tokonya dan lebih menyibukkan diri dengan Al Quran."

Baca: Sungguh Tidak Tahu Malu, Kelakuan Pasangan Ini Bikin Geram, Begini Reaksi 3 Anjing di Dekat Mereka

Selain itu, Abu Bakr Al Balkhi berkata, "Bulan Rajab saatnya menanam. Bulan Syakban saatnya menyiram tanaman dan bulan Ramadhan saatnya menuai hasil." (Lihat Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab no. 92748)

Secara umum, keutamaan membaca Al-Quran telah banyak disebutkan dalam hadits nabi. Begitu mulianya kitab suci ini sampai-sampai membaca satu huruf dalam Al-Quran fadhilahnya dihitung sepuluh kebaikan.

Dari Abdullah bin Mas’ud Radiyallahu’Anhu, Rasulullah bersabda: "Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Dan kebaikan itu dilipat gandakan dengan sepuluh kalinya. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, akan tetapi Alif itu satu huruf, Lam itu satu huruf, dan Mim itu satu huruf" (HR. At-Tirmidzi)

Bahkan, orang yang masih terbata-bata dalam membaca Al-Quran dijanjikan mendapatkan pahala dua kali lipat, karena ia tetap rajin membaca meski punya keterbatasan.

Baca: Bella Sofhie Buka Aib Sendiri, Posting Foto Lagi di Hotel, Yang Mengejutkan Ada Benda ini

Hal ini dijelaskan oleh Rasulullah dalam hadits berikut : 'Dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah. Dan orang yang membaca Al-Quran, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia akan mendapatkan dua pahala." (HR. Bukhari Muslim)

Baca: Ketua Majelis Hakim ini Mendapatkan Promosi Jabatan Usai Jatuhkan Vonis pada Ahok

Anjuran selanjutnya di bulan Syakban yang mulia ini adalah mengkhatamkan dari awal surat al-Fatihah sampai akhir surat An-Naas. Setelah itu, ia memulai dari awal lagi.

Dikisahkan dalam sebuah hadits, setiap usai mengkhatamkan al-Qur'an hendaknya seseorang berdoa kepada Allah untuk kebaikannya serta kebaikan kaum muslimin, karena doa saat itu akan diamini oleh 4000 malaikat.

Baca: Nikita Kesal Ahok Ditahan, Malah Minta Sosok ini Juga Dibui

Hal ini disampaikan oleh Imam An-Nawawi dalam Kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran.

Diriwayatkan oleh Ad-Daarimiy dengan isnadnya dari Humaid Al-A'raj, "Barang siapa membaca al-Qur'an, kemudian berdoa maka doanya diamini oleh 4000 Malaikat".

Baca: Mau Selonjor Saja Susah Apalagi Bercinta, Inilah Derita Para Penghuni Rumah Peti Mati di Hongkong

Oleh karenanya, mari di bulan ini kita memperbanyak bacaan Al-Quran dari awal sampai khatam, dan juga mengikuti majelis khataman Al-Quran karena keutamaannya amat besar, apalagi bulan selanjutnya, Ramadhan.

Amalan di Malam Nisfu Syakban, Setara dengan Ibadah 12 Tahun
DI malam nisfu syakban atau malam pertengahan di bulan syakban, umat Islam sangat dianjurkan untuk melakukan peramalan di malam yang istimewa atau malam yang mulia ini.

Banyak peramalan yang dianjurkan, di antaranya membaca surat Yassin sebanyak tiga kali usai salat Maghrib.

Baca: Sungguh Tidak Tahu Malu, Kelakuan Pasangan Ini Bikin Geram, Begini Reaksi 3 Anjing di Dekat Mereka

Peramalan lainnya yang sangat dianjurkan yaitu mengerjakan salat sunat awwabin.

"Barang siapa mengerjakan salat sunat awwabin sebanyak 6 rakaat, niscaya amalnya setara dengan mengerjakan ibadah selama 12 tahun," ujar Ustad H Junaidi Kosim SAg, dalam acara kajian kandungan Al Quran atau cawisan rutin di Langgar Haqqul Yakin, Jalan Bungaran 2 Kelurahan 8 Ulu Palembang, Senin (9/5/2017) malam.

Baca: Modusnya Kekinian, PSK Di Semarang Go Digital, Lebih Suka Twitter Ketimbang Facebook

"Setelah salat sunat bakdiah Maghrib langsung saat sunat awwabin. Jangan ngobrol dulu. Kerjakan setiap 2 rakaat satu salam," jelas Junaidi.

"Surat pendeknya yang hapal saja. Misalnya pada rakaat pertama surat al-Kafirun, kemudian di rakaat kedua surat al-ikhlas. Demikian halnya di para rakaat berikutnya. Baco mano surat yang hapal bae," ujar Junaidi lagi.

Sabda Rasul SAW: “Siapa yang salat enam rakaat tanpa disela dengan pembicaraan buruk, ia senilai ibadah selama dua belas tahun.” (HR at-Tirmidzi. Hadis Gharib)

Dikutip dari wikipedia dijelaskan bahwa salat Sunat Awwabin adalah satu jenis Salat Sunat.

Awwabin sendiri berasal dari Bahasa Arab yang berarti (orang yang sering bertaubat).

Para ulama berbeda pendapat mengenai salat ini.

Baca: Terungkap Setelah 350 Tahun, Inilah Misteri Narapidana yang Dijuluki Man in the Iron Mask

Ada yang berpendapat salat sunat awwabin dilakukan antara waktu Maghrib dan Isya'.

Tetapi ada juga ulama yang mengatakan salat awwabin adalah nama lain dari Salat Sunat Dhuha.

Dalam Mazhab Syafie salat ini dilakukan selepas Fardhu Maghrib menanti waktu Isya'.

Baca: Wow, Rumah Ini Cuma Rp 90 Jutaan, Dibangun dalam Lima Hari Lho, Anda Berminat?

Ada yang mengerjakan 2 rakaat, ataupun 4 rakaat ataupun enam rakaat, ataupun sebanyak 20 rakaat dengan diberikan satu salam setiap dua rakaat.

Niat untuk mengerjakan salat sunat Awwabin adalah "Sengaja aku sembahyang sunat awwabin dua rakaat kerana Allah Ta'ala".