Kanal

Tujuh E-Warung di Kota Pangkalpinang Segera Beroperasi

Sosialisasi tentang manfaat dan tujuan pembuatan E-Warung di ruang pertemuan Bapedda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Rabu (19/07/2017). - Istimewa

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dalam waktu dekat Warung Elektronik atau dikenal dengan sebutan e-warung yang saat ini, sudah dan sedang dalam proses pembangunan segera beroperasi.

Kepastian ini, setelah pihak Kementerian Sosial yang diwakili Direktur Penanganan Fakir Miskin Perkotaan Kemensos RI, Mumu Suherlan meninjau langsung program bantuan sosial dari pusat ini, apakah berjalan baik, Rabu (19/07/2017).

Dari tujuh E-Warung yang saat ini, sedang dibangun di Pangkalpinang, Mumu hanya melakukan tinjauan terhadap satu E-Warong saja, yakni di Kelurahan Rejosari Kecamatan Pangkalbalam. Meski hanya satu E-Warong saja, dia menilai program bansos dari Kemensos tersebut berjalan cukup lancar.

" Pangkalpinang merupakan satu dari 98 Kota yang akan dibangun E-Warung dengan total 2000 E-Warung. Pangkalpinang akan dibangun sebanyak tujuh E-Warung," ujarnya.

Keberadaan E-Warung ini, lanjut Mumu untuk mempermudah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam menerima bantuan sosial non tunai seperti Beras Sejahtera (Rastra) dan lainnya yang terintgrasi dalam satu kartu.

Bantuan pembangunan E-Warung ini, totalnya Rp 30 juta dengan rincian untuk bangunan fisik Rp 10 juta yang dikelola oleh satu kelompok usaha bersama (KUBE) terdiri dari 10 orang dan sisanya Rp 20 juta digunakan sebagai modal kerja dan modal usaha di warung itu sendiri.

" Apabila ini, berjalan lancar rencananya kedepan di 2018 KPM yang menerima rastra tidak lagi dalam bentuk beras, tetapi dikonversikan kedalam nilai uang sebesar Rp 110 ribu. Nanti terserah KPM ini, beli beras maupun kebutuhan pokok lainnya di warung tersebut," ucapnya.

Kepala Dinsos dan PPPA Kota Pangkalpinang, Fitriansyah menambahkan bahwa pelaksanaan pembangunan E-Warong saat ini sedang dalam proses.Dari tujuh E-Warung baru satu yang hampir rampung.

"Renovasi E-Warong kube jasa yang hampir rampung, adalah Mitra Sari Kecamatan Pangkalbalam. Enam E-Warong lainnya dalam tahap pengerjaan, dikarenakan adanya kendala yakni cuaca yang agak ekstrim," ujarnya.

Fitriansyah berharap penerima bansos E-Warong ini memiliki jiwa entrepreneur. Dengan begitu, usaha bersama yang dijalankan ini, dapat berkembang lebih besar lagi dan tentunya dengan usaha lainnya.

" Kedepannya kalau E-Warung berjalan baik dan sesuai rencana. Pihaknya akan kembali mengusulkan dua E-Warung lagi untuk dibangun di Kota Pangkalpinang," ucapnya.

Sebelumnya, Kemensos RI memberikan sosialiasi tentang E-Warong terhadap tujuh kelompok penerima manfaat di ruang pertemuan Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang. Sosialisasi secara resmi dibuka oleh Sekda Kota Pangkalpinang Radmida Dawam.

Dalam kesempatan itu, Radmida mengucapkan terima kasih kepada Kemensos RI yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Pangkalpinang dalam usaha peningkatan ekonomi kerakyatan melalui bantuan E-Warong tersebut.

"Antusias masyarakat Pangkalpinang terhadap program ini sangat luar biasa. Itu tercermin dari antusiasnya para potensi sumber kesejahteran sosial. Untuk itu, dengan adanya sosialiasi ini para penerima manfaat bansos bisa mengaplikasikannya melalui pengembangan E-Warong," ujarnya.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer