Kanal

Pesisir Pantai Berstatus Hutan Lindung, Gubernur Babel Tak Berani Tanpa Izin Pusat

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan. - Bangka Pos/Krisyanidayati.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan dirinya tak berani menjadikan Babel sebagai sentra produksi garam tanpa instruksi pemerintah pusat.

Ia mengatakan ada beberapa kendala yang menyebabkan Babel belum bisa dijadikan sentra produksi garam pasalnya hampir seluruh kawasan pesisir pantai berstatus sebagai hutan lindung.

" Pinggir pantai kita ini banyaklah hutan lindung semua. Selain itu kalau bukan Hutan Lindung sudah jadi pemukiman masyarakat," katanya.

Namun, jika ditunjuk pemerintah pusat untuk menjadi sentra produksi garam, pihaknya siap menawarkan beberapa pulau yang ada di Babel.

"Enggak berani saya kalau enggak ada intsruksi pemerintah pusat karena itu hutan lindung, tapi kita memang ada potensi untuk sentra produksi garam," ujarnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer