Restunemi Minta Saat Pilkada Ada Jaminan Hak Masyarakat Terjaga dan Terakomodir

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Staf Ahli Bupati Bangka Restunemi, menyampaikan pesan terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pemilukada) langsung serentak agar berjalan sesuai aturan yang ada, yaitu harus ada jaminan hak masyarakat terjaga dan terakomodir.

Menurutnya harus ada kepastian penyaluran dana, logistik dan realisasi tahapan berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sesuai alokasi. Kemudian mengedepankan kecermatan untuk menghindari kecurangan terutama terkait data pemilih. 

"Pilkada merupakan tanggungjawab kita bersama terutama pemerintah daerah dan partai politik dalam menjalankan aturan yang ada terutama daerah dengan tingkat kerawanan tinggi," ingat Restunemi mewakili Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika membuka acara sosialisasi program dan jadwal pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tahun 2018 serta syarat calon bupati dan wakil bupati perseorangan, Selasa (12/9/2017) di Hotel Sunjaya Sungailiat.

Dikatakannya, pemilukada ini dilaksanakan serentak seluruh Indonesia sehingga sosialisasi harus jelas tatacara pelaksanaannya.

Disampaikannya bahwa tujuan sosialisasi ini agar pelaksanaan pilbup dapat berjalan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku.

"Pemerintah Kabupaten Bangka berterima kasih kepada KPU dan diharapkan dapat melaksanakan kegiatan sebaik-baiknya. Tidak ada lagi di nasional tidak tahu kapan hari pelaksanaan dan tata cara pelaksanaannya," tegas Restunemi.

Ia juga mengingatkan bahwa Pemkab Bangka sangat berharap, baik parpol maupun ormas masyarakat menaati ketentuan dan peraturan pemerintah.

"Harapannya 27 Juni 2018 nanti pemilukada ini bisa berjalan lancar, sukses tanpa ada kericuhan dalam masyarakat. Siapa pun yang akan jadi pemenang itulah yang akan jadi pemimpin kita. Yang menang tidak perlu berbangga karena amanah. Yang kalah jangan berkecil karena Allah sudah menentukan apapun di muka bumi ini," pesan Restunemi.