sscn.bkn.go.id- Pendaftar CPNS Gelombang II Tak Boleh Melamar Dobel

BANGKAPOS.COM--Pendaftar CPNS gelombang 2 2017 tidak diperkenankan mengajukan lamar dobel. Contoh pelanggaranya seperti ini .

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengimbau calon pelamar tak terburu-buru mendaftar calon pegawai negeri sipil ( CPNS).

Sebab, waktu yang disediakan cukup lama yakni sekitar 2 minggu, mulai Senin (11/9/2017) hingga Senin (25/9/2017) mendatang.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN-RB Herman Suryatman mengingatkan agar masyarakat teliti serta tidak tergesa-gesa dalam mendaftar.

"Karena pelamar hanya boleh mendaftar sekali di 1 instansi, 1 jabatan, dan 1 formasi," kata Herman, di Jakarta, Senin (11/9/2017).

Adapun rekrutmen CPNS gelombang 2 tahun 2017 diikuti oleh 61 Kementerian/Lembaga dan 1 Pemerintah Provinsi.

Dengan demikian, ia memperkirakan akan banyak masyarakat yang mendaftar CPNS di Kementerian/Lembaga yang diminati.

Dia mengimbau, pelamar untuk cermat dan teliti ketika mendaftar.

Terutama ketika menentukan jabatan dan instansi akan dilamar.

Berbagai pertimbangan, lanjut dia, harus dikedepankan.

Mulai dari minat hingga peluang untuk bisa lolos.

"Sebagai contoh, pelamar yang mendaftar di Kementerian Keuangan, pada jabatan Analis Hukum dan jenis formasi cumlaude, tidak boleh mendaftar lagi pada Kementerian Pemuda dan Olahraga pada jabatan Analis Keolahragaan dan formasi umum," kata Herman.

Selain itu, ia mengimbau pelamar CPNS cermat mempersiapkan berbagai berkas dokumen sesuai ketentuan masing masing Kementerian/Lembaga.

Sebab, tiap Kementerian/Lembaga menetapkan persyaratan yang berbeda-beda.

Pelamar juga diimbau mencermati syarat, jadwal pendaftaran, dan mekanisme pendaftaran di masing masing instansi.

Herman menjelaskan, pelamar CPNS putaran pertama yang tak lolos seleksi dapat mengikuti seleksi di golongan dua.

Para pelamar dapat mendaftar secara online di website sscn.bkn.go.id untuk melakukan pendaftaran.

Sementara itu bagi pelamar yang ingin mendapat informasi seputar CPNS, dapat mengakses situs menpan.go.id dan bkn.go.id   

Kepala Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) Triawan Munaf memperkirakan akan banyak generasi millenials alias anak-anak muda yang berminat mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil ( CPNS) di lembaganya. 

"Bidang ini termasuk bidang baru, akan banyak millenials yang akan bertanya lebih lanjut dan mendaftar (jadi CPNS Bekraf)," kata Triawan, saat menggelar konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017).

Pendaftaran CPNS Bekraf secara online dimulai hari ini hingga 25 September mendatang. Hanya, saat pelaksanaan konferensi pers belum diketahui data atau jumlah pelamar yang mendaftar seleksi CPNS Bekraf.

Laman situs rekrutmen Bekraf sudah dikunjungi 128.000 kali. Triawan menyebut, persyaratan IPK yang ditetapkan untuk melamar sebagai CPNS Bekraf tidak setinggi ketentuan kementerian/lembaga lainnya, yakni mininal 2,85.

Triawan meyakini, akan mendapatkan CPNS Bekraf yang memiliki passion ekonomi kreatif, kecerdasan interpersonal skill, bisa bekerja sama dalam sebuah tim.

Selain itu, lanjut dia, selama ini lulusan S1-S3 banyak yang berminat berkiprah di bidang ekonomi kreatif. "Bidang ekonomi kreatif ini bagian keseharian kita," kata Triawan.

Sekretaris Utama Bekraf Mesdin Cornelius Simarmata menjelaskan, pihaknya berharap pelamar CPNS Bekraf benar-benar orang yang memiliki passion ekonomi kreatif. Bekraf membuka sebanyak 93 lowongan CPNS.

"Pekerjaan di sini banyak, sifatnya enggak bisa kami gariskan secara jelas dari hari ke hari, melayani pelaku ekonomi kreatif. Kalau enggak ada passion ekonomi kreatif, ya enggak bisa, bisa menyulitkan dirinya dan menyulitkan Bekraf," kata Mesdin.

Nantinya CPNS yang lolos seleksi akan ditempatkan di deputi-deputi yang membutuhkan pegawai baru.

Mesdin mencontohkan, Deputi Riset dan Edukasi bertugas memberi training kepada pelaku ekonomi kreatif.

Dari 93 formasi tersebut, rinciannya umum 80 orang, cumlaude atau lulusan terbaik sebanyak 10 orang, penyandang disabilitas 2 orang, serta putra putri Papua dan Papua Barat sebanyak 1 orang.

Formulasi penggajiannya, lulusan D3 yang lolos seleksi CPNS akan langsung otomatis diangkat menjadi golongan 2B. Sedangkan lulusan S1 yang lolos seleksi CPNS akan diangkat menjadi golongan 3A.

Bekraf, lanjut dia, mengikuti aturan pemberian gaji yang telah ditetapkan pemerintah. (Kompas.com/ Kurnia Sari)

Dilansir dari Kompas.com berjudul: Waktu Pendaftaran CPNS Dua Pekan, Pelamar Diimbau Tak Terburu-buru